Berita

Anggota KPU RI, Idham Holik/RMOL

Politik

KPU Ganti Surat Suara Rusak di Taipei Bertanda Khusus

SELASA, 02 JANUARI 2024 | 09:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Surat suara pengganti akan didistribusikan ke Taipei, Taiwan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebelum mengirimkan surat suara pengganti, Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) terlebih dahulu akan mengirim sisa surat suara yang masih tertahan sejumlah 143.869 amplop berisi 287.738 surat suara Pilpres dan Pileg.

"Setelah kami komunikasi dengan PPLN Taipei, insyaallah akan mendistribusikan atau mengirim surat suara pos pada tanggal 2-11 Januari 2023," ujar Anggota KPU RI, Idham Holik kepada wartawan, Selasa (2/1).


Idham menegaskan, pengiriman surat suara telah sesuai Lampiran I Peraturan KPU (PKPU) 25/2023 tentang Pemungutan Suara.

Sementara untuk surat suara yang sudah terkirim di luar jadwal akan diganti dengan surat baru dengan tanda khusus.

"Berdasarkan Lampiran I Peraturan KPU 25/2023, pemungutan suara pos akan diselenggarakan mulai tanggal 2 Januari sampai dengan 15 Februari 2024," tambah Idham.

Pada kasus sebelumnya, PPLN Taipei mengirim 31.276 amplop, berisi 65.552 surat suara untuk Pilpres dan Pileg DPR RI Dapil DKI Jakarta 2 di luar jadwal.

Jika dirinci, sebanyak 929 lembar surat suara untuk Pilpres 2024, dan 929 lembar surat suara untuk Pileg DPR RI Dapil DKI Jakarta 2 dikirim pada 18 Desember 2023.

Sedangkan, sisanya sebanyak 30.347 surat suara Pilpres 2024, dan 30.347 surat suara Pileg DPR RI Dapil DKI Jakarta 2, dikirim ke pemilih Taipei pada 25 Desember 2023.

Seharusnya, pengiriman surat suara pemilihan metode pos dikirim mulai 2 hingga 11 Januari 2024. Tentang waktu itu ditetapkan agar pemilih bisa mengirimkan kembali surat suara yang mereka coblos paling lambat 15 Februari 2024.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya