Berita

Masyayikh Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah di Berjan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah/Ist

Politik

Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah Pilih Dukung Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024

SENIN, 01 JANUARI 2024 | 16:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masyayikh Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah di Berjan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menyatakan dukungan kepada pasangan calon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD dalam Pilpres 2024.

Dukungan itu dideklarasikan 60 kiai bersama ribuan jemaah tarekat dalam silaturahmi capres Ganjar Pranowo ke Pondok Pesantren An Nawawi bertema "Sewelasan" di Berjan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Mursyid Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah KH Achmad Chalwani mengatakan, sudah lama mengenal sosok Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sejak dirinya menjadi anggota DPD RI.


"Saya kenal Pak Ganjar sudah lama di Senayan. Saya di DPD, Pak Ganjar anggota DPR. Mertua Pak Ganjar juga saya kenal baik," ujar Kiai Achmad dalam keterangan tertulis, Senin (1/1).

KH Chalwani menjelaskan bahwa pria berambut putih tersebut merepresentasikan Presiden Pertama Indonesia Soekarno. Salah satunya memilih wakilnya, Bung Hatta, yang religius dan bertarekat dan kini direpresentasikan Mahfud MD.

"Kami ingin Pak Ganjar bisa mencontoh Bung Karno yang nasionalis dan wakilnya, Bung Hatta religius yang bertarekat. Pak Ganjar juga begitu, nasionalis, Pak Mahfud santri, anak murid Gus Dur," tuturnya.

Dalam silaturahmi tersebut, lanjutnya, Masyayikh dan ribuan jemaah tarekat ini yang didukung warga ponpes mendoakan dan mendukung Ganjar-Mahfud agar dapat memenangi kontestasi Pilpres 2024.

"Pak Ganjar datang ke sini melanjutkan silaturahmi. Dalam pertemuan ini, kami mendoakan apa yang menjadi cita-cita Pak Ganjar dikabulkan oleh Allah," pungkasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya