Berita

Pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD/RMOL

Politik

Ganjar-Mahfud Telat Ambil Ceruk Kontra Jokowi

SENIN, 01 JANUARI 2024 | 14:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Salah satu faktor penurunan elektabilitas pasangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, karena terlambat mengambil ceruk suara masyarakat yang kontra Jokowi.

Menurut analis politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Dedi Kurnia Syah, Ganjar yang awalnya mengusung tema keberlanjutan namun disalip secara marathon oleh paslon nomor urut 2.

Terlebih, paslon nomor urut 2 mendapatkan dukungan kuat langsung dari keluarga besar Presiden Joko Widodo. Dari sana Ganjar tampak kehilangan arah untuk menentukan posisi politiknya.


Di sisi lain, ketika Ganjar hendak mengambil ceruk suara masyarakat yang kontra terhadap Presiden Jokowi, paslon nomor urut 1 sudah lebih dahulu mengusung tema Perubahan dan mendapatkan respons cukup besar dari sejumlah elemen masyarakat.

"Hendak mengambil ceruk kontra Jokowi sudah terlambat, karena Anies sudah lebih awal di sana," kata Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (1/1).

Selain itu, partai politik sedikit kontra dengan PDIP, partai pengusung Ganjar-Mahfud, yang dianggap terlalu jumawa hingga sulit untuk menentukan pilihan politiknya.

"Kejumawaan PDIP dalam lakukan komunikasi elite dengan parpol mitra, sehingga tidak ada partai lain yang tertarik bergabung. PPP sendiri tidak bisa diharapkan karena tidak miliki suara dan kekuatan, justru PPP kini jadi benalu," tutupnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya