Berita

Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono/Ist

Politik

Kader PPP Bermanuver Dipastikan Dipecat

MINGGU, 31 DESEMBER 2023 | 17:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyiapkan sanksi tegas bagi kader yang tak sejalan dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), terlebih bagi yang berbeda dukungan pada Pilpres 2024.

Penegasan itu disampaikan Plt Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, mengomentari manuver Witjaksono, kader yang memposisikan diri sebagai Koordinator Pejuang PPP, yang mendeklarasikan dukungan ke Prabowo-Gibran, pada PPP secara organisasi mendukung Ganjar-Mahfud.

Mardiono mengaku telah meminta Sekretaris Jenderal PPP, Arwani Thomafi, untuk memberhentikan dan mencabut keanggotaan kader yang tidak patuh pada keputusan partai.


“Insya Allah diselesaikan. Kami minta Pak Sekjen, agar yang bersangkutan (Witjaksono) diberhentikan dan dicabut keanggotaannya," katanya, lewat keterangan tertulis, Minggu (31/12).

Dia juga akan meminta klarifikasi pada beberapa kader yang namanya dicatut dalam kelompok itu. "Kita lakukan tabayyun,” tuturnya.

Salah satu yang mengaku dicatut kelompok Pejuang PPP adalah anggota Majelis Kehormatan DPP PPP, Emron Pangkapi.

Emron sendiri menegaskan tegak lurus bersama keputusan partai.

“Insya Allah 45 hari terakhir ini menyatukan keluarga besar PPP di bawah kepemimpinan Pak Mardiono,” katanya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya