Berita

Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Puncaki Survei Tidak Bikin Prabowo-Gibran Pongah

KAMIS, 28 DESEMBER 2023 | 16:10 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tingginya elektabilitas Prabowo-Gibran dalam beberapa lembaga survei tidak membuat pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 ini menyombongkan diri.

Hal ini ditegaskan Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi dalam menyikapi kubu Ganjar-Mahfud yang sesumbar bisa melaju ke putaran dua Pilpres 2024.

"Prabowo-Gibran yang elektabilitasnya hampir menembus 50 persen tidak pongah menentukan apakah Pilpres ini satu putaran atau dua putaran," tegas Teddy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/12).


Garuda yang menjadi salah satu parpol pendukung Prabowo-Gibran ini mengatakan, pihaknya berupaya keras memenangkan Pilpres 2024. Namun usaha tersebut tidak serta merta membuat Prabowo-Gibran sesumbar dan sombong.

"Kami tidak besar kepala dengan mengecilkan pihak lain walaupun semua hasil survei melihat ada potensi Prabowo-Gibran menang satu putaran," pungkasnya.

Beberapa lembaga survei memang mengungkap elektabilitas Prabowo-Gibran paling unggul dibanding dua paslon lain. Sebut saja LSI Denny JA pada 20 November-3 Desember 2023 yang mengungkap elektabilitas Prabowo-Gibran 42,9 persen, Ganjar-Mahfud 24,9 persen, dan Anies-Muhaimin 24 persen.

Survei Indikator politik Indonesia pada 23-24 Desember juga menempatkan pasangan Prabowo-Gibran urutan pertama, yakni dengan elektabilitas 46,7 persen, Ganjar-Mahfud 24,5 persen, dan Anies-Muhaimin 21 persen.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya