Berita

Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo di Gedung Serba Guna GBK, Jakarta, Kamis (27/12)/RMOL

Politik

Ganjar Sindir Program Makan Siang Gratis Telan Anggaran Rp400 T

KAMIS, 28 DESEMBER 2023 | 15:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo menyinggung program makan siang gratis untuk rakyat yang didengungkan pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2 Prabowo-Gibran, saat memberikan sambutan dalam acara alumni aktivis GMNI di Gedung Serba Guna GBK, Jakarta, Kamis (27/12).

Dalam kesempatan itu, mulanya Ganjar mengajak para alumni GMNI untuk mendengar dan menolong apa yang dikeluhkan rakyat Indonesia.

Pasalnya, dia mendengar dan merasakan langsung saat blusukan kampanye yang dimulai dari Merauke bahwa di sana masih minim fasilitas kesehatan.


“Seorang Pendeta Leo, saya ulang cerita ini yang dia harus menolong ibu melahirkan, “bapak Ganjar kami berada dalam ketidakmudahan, kami tidak punya ilmu itu, tapi di kampung kami tidak ada fasilitas itu, dan tidak ada orang yang mau menolong ini dan mampu menolong ini, yang ada tinggal kami,” ungkapnya.

“Bagaimana menolongnya, mereka kalau membawa ke rumah sakit, RS jauh, ke mana mereka harus lewat, bukan jalannya rusak atau jelek, tidak ada jalan, dan kemudian kita berpesta pora tinggi-tinggi sekali,” sambung Ganjar.

Mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu lantas menyinggung soal program makan siang gratis untuk rakyat yang digembar-gemborkan pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2 Prabowo-Gibran, hingga menelan anggaran Rp450 triliun.

“Maaf, dan Rp400 T mau digunakan untuk makan siang?” ujar Ganjar disambut tawa hadirin.

Berkenaan dengan itu, kata Ganjar, alumni GMNI yang notabene adalah intelektual harus kritis terhadap jargon-jargon yang didengungkan pada calon pemimpin.

Oleh karena itu, alumni GMNI mengemban tanggung jawab moral menghadapi pesta demokrasi lima tahunan.  

“Alumni GMNI adalah intelektual, mari kita makin kritis pada soal jargon, pada soal program, pada soal gimmick, karena di balik politik yang besar, di balik debat yang ditonton tepuk tangan yang sangat meriah, sebenarnya ada tanggung jawab moral kita untuk melakukan pendidikan politik kepada rakyat,” tutur Ganjar

“Jangan bohongi rakyat,” imbuhnya menegaskan lalu disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya