Berita

Tangkapan layar hasil suvei CSIS/Rep

Politik

Suvei CSIS: Prabowo-Gibran Berjaya di Sumatera

RABU, 27 DESEMBER 2023 | 22:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Elektabilitas Prabowo-Gibran unggul dari pasangan Anies-Muhaimin (Amin) dan Ganjar-Mahfud di wilayah Sumatera.

Hal itu terungkap dari survei terbaru Center for Strategic and International Studies (CSIS) bertajuk “Peta Pilpres Terkini Pasca-Debat Calon Presiden” yang dirilis secara daring, Rabu (27/12).

“Untuk Sumatera, Anies-Muhaimin 34,4 persen, Prabowo-Gibran 36,5 persen, Ganjar-Mahfud 14,4 persen,” jelas Ketua Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Arya Fernandes, saat memaparkan hasil surveinya.


Meski begitu, lanjut Arya, pasangan Prabowo-Gibran justru seri dengan Amin di dua wilayah, Jakarta dan Banten. Sementara pasangan Ganjar-Mahfud di posisi ketiga.

“Untuk Jakarta dan Banten, Anies-Muhaimin 35,2 persen, Prabowo-Gibran 35,2 persen, Ganjar-Mahfud 10,5 persen,” tuturnya.

Sedang pasangan Ganjar-Mahfud unggul atas Prabowo-Gibran dan Amin di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

“Di Jawa Tengah dan Yogyakarta, Anies-Muhaimin (13 persen), Prabowo-Gibran (36,5 persen), Ganjar-Mahfud (43,5 persen),” kata Arya.

Survei CSIS digelar pada medio 13-18 Desember 2023, menggunakan metode multistage random sampling.

Penarikan sampel mempertimbangkan proporsi antara jumlah pemilih dan jumlah sampel pada setiap provinsi, proporsi perempuan dan laki-laki dan kategori daerah urban dan rural.

Primary sampling unit (PSU) berada pada level desa/kelurahan.

Survei melibatkan 1.300 responden yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi di Indonesia, dengan margin of error sebesar +/- 2,7 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya