Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, bersama Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, dan jajaran Partai Demokrat ziarah ke kuburan massal korban tsunami Aceh/Ist

Politik

19 Tahun Tsunami Aceh, AHY dan SBY Ziarah Kuburan Massal Siron

SENIN, 25 DESEMBER 2023 | 21:16 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Memperingati 19 tahun tsunami Aceh, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bersama Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ziarah ke kuburan massal Siron, di Aceh, Senin (25/12).

"Di sini, 46.718 korban gempa dan tsunami dikebumikan massal. Bencana alam yang sampai saat ini menyisakan duka bagi kita semua. Alhamdulillah, kini Aceh bangkit. Doa kami untuk seluruh warga Aceh," kata AHY, dalam sambutannya, Senin (25/12).

Pada kesempatan yang sama, SBY mengingatkan semua pihak, bahwa tanah Aceh pernah mengalami tragedi besar. Karena itu, para pemimpin bangsa diminta memberikan yang terbaik untuk Aceh, agar ke depannya semakin adil dan sejahtera.


"Di tempat ini, dulu, saya bersama almarhumah istri tercinta, melihat jenazah para syuhada (korban tsunami Aceh). Setelah tsunami, saya bersama almarhumah ibu Ani juga sering mengunjungi Aceh, karena musibah ini sejarah yang tidak mungkin dilupakan," kata SBY.

Dia juga mengenang saat dirinya menjabat Presiden RI dan berkunjung ke Aceh setelah tsunami menerjang pada 2004.

"Saat tiba di Aceh, saya melihat banyak sekali jenazah tergeletak di mana-mana. Tempat ini mengingatkan saya kepada seluruh arwah yang berpulang dalam bencana dahsyat itu," tuturnya.

Menurutnya, musibah tsunami merupakan cobaan paling berat yang dihadapi masyarakat Aceh saat itu. "Semoga ke depan Aceh semakin maju, dan masyarakatnya semakin sejahtera," harap SBY.

AHY dan SBY tiba di lokasi mengenakan peci. Meski hujan, keduanya tetap semangat bersama warga yang ikut ziarah.

Setelah doa bersama, AHY dan SBY tabur bunga. Tampak hadir, Sekjen DPP Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya, dan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Aceh, Muslim.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya