Berita

Kandidat Cawapres 2024/Net

Politik

Minim Substansi, Debat Capres-Cawapres Masih Banyak Kekurangan

SENIN, 25 DESEMBER 2023 | 15:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Meski sudah diselenggarakan dua kali, Debat Capres-Cawapres 2024 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) dinilai masih banyak kekurangan.

Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran, mencatat ada beberapa kelemahan dari format debat yang digagas KPU. Terutama minimnya pembahasan terhadap hal-hal substantif.

"Yang diperdebatkan justru hal teknis, padahal banyak isu urgent perlu dibedah dan dicari solusinya," katanya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Minggu (25/12).


Andi menyoroti debat cawapres yang berlangsung Jumat kemarin (22/12) dengan tema besar ekonomi, namun di dalamnya tidak membahas mengenai tata kelola keuangan negara agar tidak terus mengandalkan pajak, tetapi upaya pengelolaan sumber daya alam.

Analisis Politik Universitas Nasional itu menjelaskan, publik seharusnya bisa menikmati layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan secara gratis. Tapi kenyataannya, rakyat masih harus mengeluarkan biaya untuk mendapatkan hal tersebut.

"Semua itu sesungguhnya bisa dilakukan jika SDA dikelola oleh negara. Tapi yang terjadi saat ini, negara menjadi penonton dan justru dikuasai korporasi dan sejumlah orang," jelasnya.

Kelemahan lainnya dalam debat, lanjut Andi, juga terjadi di sesi tanya jawab bersama panelis. Para pakar malah tidak diberi waktu untuk membedah program dan gagasan kandidat capres-cawapres.

"Padahal sejatinya panelis lebih kompeten membedah program yang ditawarkan kandidat," jelasnya.

Andi pun berharap dalam debat berikutnya yang dijadwalkan Minggu (7/1/2024), debat capres-cawapres lebih berdaging dan tidak hanya menjual gimmick.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya