Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Cemerlang Saat Tahun Pemilu

SENIN, 25 DESEMBER 2023 | 11:36 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 akan meningkat di kisaran 4,7 persen - 5,5 persen secara tahunan (yoy).

Prediksi tersebut lebih tinggi dari outlook pertumbuhan 2024 sebesar 4,5 persen hingga 5,3 persen yoy.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan  salah satu penopang pertumbuhan ekonomi pada tahun depan yaitu karena adanya perhelatan pemilihan umum (Pemilu).


“Ada dampak positif dari pelaksanaan Pemilu tahun depan,” kata Perry, seperti dikutip Senin (25/12).

Menurut Perry, pesta demokrasi itu diyakini dapat menjadi salah satu pendorong kinerja pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada 2024 mendatang.

Deputi Gubernur BI Aida S. Budiman dalam gilirannya menjelaskan bahwa pemilu tidak hanya berdampak pada konsumsi rumah tangga, melainkan juga akan berdampak pada konsumsi pemerintah.

Sejauh ini, dampak positif dari Pemillu 2024 disebut sudah mulai dirasakan sejak akhir tahun 2023, karena aktivitas kampanye mulai dilaksanakan sejak kuartal IV tahun ini.

“Dampaknya sudah dirasakan di 2023, karena sudah ada persiapan menjelang Pemilu. Namun, dampak lebih besar akan dirasakan di 2024,” sambung Aida.

Meski demikian, dikatakan Aida, besaran dampaknya akan tergantung pada pelaksanaan Pemilu satu putaran atau dua putaran.

“HItungannya tergantung satu atau dua putaran, kalau dua putaran, mungkin bisa ada tambahan sekitar 0,6 persen terhadap konsumsi rumah tangga. Bukan terhadap produk domestik bruto (PDB),” jelasnya.

Pada tahun itu, kinerja investasi digadang juga akan meningkat, sejalan dengan keyakinan para penanam modal terhadap proyeksi pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya