Berita

Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan menemui para petani di Desa Salakbrajo, Pekalongan, Minggu (24/12)/Ist

Politik

Bertemu Petani Pekalongan, Anies Tawarkan Konsep Contract Farming

MINGGU, 24 DESEMBER 2023 | 12:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Calon Presiden Nomor Urut 1 Anies Baswedan menemui para petani di Desa Salakbrajo, Pekalongan, Minggu (24/12).

Dalam kesempatan tersebut, Anies mendengarkan keluhan dan aspirasi para petani. Utamanya, soal harga padi yang tidak stabil dan irigasi yang kerap bermasalah.

Menyikapi hal itu, Anies menawarkan konsep contract farming yang lebih menghadirkan keadilan sosial dan kesejahteraan. Konsep yang diusung Anies ini berbeda dengan yang ditawarkan paslon lain yakni food estate.


"Hari ini kita akan memulai (contract farming) di sini. Jadi petani-petani punya rasa tenang selama menanam sampai panen," ujar Anies.

Contract farming sendiri merupakan jaminan pembelian panen. Dengan begitu, Anies menggaransi para petani tidak perlu khawatir tentang hasil panennya nanti.

Anies menambahkan, konsep contract farming ini sukses diterapkannya saat memimpin Jakarta. Berbagai kelompok tani bekerja sama dengan BUMD DKI, untuk menjamin keamanan pasokan ke Jakarta.

Karena itu, Anies bertekad akan membawa cerita sukses ini untuk diterapkan di tingkat nasional begitu dirinya terpilih jadi presiden dalam pilpres 2024.

Selain contract farming, Anies juga menawarkan program untuk lansia. Seperti yang pernah dilakukannya saat menjabat sebagai Gubernur Jakarta.

"Dulu kami di Jakarta ada Kartu Lansia. Program ini nantinya akan membantu lansia memenuhi kebutuhan dasarnya," tutup Anies.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya