Berita

Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka saat debat Cawapres 2024/Repro

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Gibran Terbukti Bukan Anak Ingusan

SABTU, 23 DESEMBER 2023 | 13:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keraguan publik terhadap kemampuan Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka terjawab dalam debat Cawapres 2024 pada Jumat malam (22/12).

Gibran yang sebelumnya dilabeli "anak kemarin sore" hingga "anak ingusan" karena terbilang baru di dunia politik ternyata mampu memperlihatkan kualitasnya sebagai cawapres.

"Masyarakat bisa melihat, mana yang ingusan dan mana yang punya kemampuan. Biarkan masyarakat memilih, tidak perlu memperdebatkan perdebatan," kata Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (23/12).


Menurut Teddy, debat Cawapres 2024 semalam membuktikan klaim Partai Garuda dalam menilai ketiga calon.

Partai Garuda sebelumnya menilai Mahfud MD dan Muhaimin Iskandar minim pengalaman dan kemampuan dalam memimpin di tataran eksekutif, berbeda dengan Gibran yang kini masih menjabat sebagai Walikota Solo.

"Muhaimin dan Mahfud minim pengalaman di eksekutif dan pengambil kebijakan, ini terbukti. Gibran lebih mengerti bidang yang dikuasai Mahfud dan Muhaimin, ini juga terbukti," jelas Teddy.

Soal hilirisasi, debat cawapres malam tadi juga membuktikan hanya pasangan Prabowo-Gibran paling tegas ingin meneruskan program Presiden Joko Widodo. Meski, kata dia, hilirisasi adalah program yang tidak disukai pihak asing.

"Yang terakhir, Gibran bicaranya singkat, padat, dan jelas, ini terbukti. Maka, yang menuduh Gibran anak ingusan dan tidak level adalah kelompok yang tidak memiliki nilai jual, ini juga terbukti," tandasnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya