Berita

Representative Image/Net

Bisnis

Kemenkeu Buka Opsi Sewa Aset Negara di Jakarta Saat Pindah ke IKN

SABTU, 23 DESEMBER 2023 | 11:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI tengah membuka sejumlah opsi untuk mengelola gedung-gedung pemerintahan di Jakarta, setelah nantinya ibu kota resmi berpindah ke IKN Nusantara.

Salah satu upaya pengelolaan yang akan dilakukan Kemenkeu yaitu dengan menyewakan gedung-gedung tersebut.

Direktur Perumusan Kebijakan Kekayaan Negara (PKKN) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Encep Sudarwan, menjelaskan bahwa Kemenkeu akan menerapkan sejumlah skema dalam pengelolaannya, termasuk dengan menyewakan aset negara.


Adapun sejumlah opsi lain seperti Build Operate and Transfer (BOT), Build Transfer Operation (BTO), Kerja Sama Pemanfaatan (KSP), hingga pinjam pakai juga tengah dipikirkan oleh lembaga tersebut.

"Pertama, kami akan reengagement lagi, di Jakarta banyak kantor yang membutuhkan, ada kantor yang masih nyewa," kata Encep dalam acara Media Briefing di Kantornya, Jakarta, Kamis (21/12).

Menurut Direktur PKKN itu, total aset pemerintah pusat di Jakarta mencapai Rp1.640 triliun. Namun, aset yang nantinya akan dikelola hanya sekitar Rp300 triliun, yang berarti, tidak semua aset negara di Jakarta akan ditinggalkan.

"Bisa juga nantinya jadi ruang hijau, ruang publik akan langsung seperti itu. Aset Jakarta tidak hanya untuk penerimaan," sambung Encep.

Saat ini, pihak Kemenkeu disebut masih terus menguji kerja sama untuk mengkaji rencana pemanfaatan aset tersebut.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya