Berita

Calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka/Repro

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Gibran Blak-blakan Banyak Dibantu Ganjar Saat Masih Jabat Gubernur Jateng

SABTU, 23 DESEMBER 2023 | 06:15 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pembangunan di Kota Solo selama dipimpin Gibran Rakabuming Raka sebagai Walikota tak lepas dari peran Ganjar Pranowo saat masih menjabat Gubernur Jawa Tengah. Keterlibatan Ganjar ini pun betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Solo.

Pernyataan ini disampaikan oleh calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, dalam debat cawapres di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat malam (22/12).

Awalnya, Gibran menjawab pertanyaan Muhaimin Iskandar soal Kota Solo yang kerap mendapat proyek besar. Saat itu Cak Imin meminta Gibran membagikan tips dan trik ke pemimpin daerah lainnya agar bisa mendapatkan proyek.


Menurut Gibran, dalam membangun sarana, prasarana, dan infrastruktur di Solo tidak melulu menggunakan dana dari APBD.

Dipaparkan Gibran, para pemimpin daerah mesti membuat Readiness Criteria (RC) yang jadi prasyarat yang harus dipenuhi oleh Pemerintah daerah dan DPRD.

"Sebelum ada proyek dari pusat masuk kita para walikota harus menyiapkan yang namanya readiness criteria, kalau enggak ada itu, enggak mungkin proyek itu masuk," jelas Gibran.

Dari sini, lanjut Gibran, besaran dana yang dialokasikan bisa terlihat, apakah mencukupi atau tidak. Bila tidak, peran para CSR yang ingin membantu membuat prasarana yang dimaksud terbuka luas.

Nah, peran Ganjar sebagai Gubernur Jateng kala itu, diakui Gibran, sangat membantu dalam mewujudkan rencana pembangunan di Kota Solo.

"Kita harus berkolaborasi, tidak semua harus pakai APBN, ada yang pakai APBN plus APBD plus dibantu. Saya sering dibantu Pak Ganjar, Ini kolaborasi. Jadi tidak semua APBN ini kolaborasi, ada CSR, BUMN juga," kata Gibran.

Saat ini, Ganjar menjadi rival bagi Gibran yang berpasangan dengan capres Prabowo Subianto untuk meraih kemenangan pada Pilpres 2024.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya