Berita

Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD/Net

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Kata Mahfud, Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen Tercapai Jika Tak Ada Korupsi

JUMAT, 22 DESEMBER 2023 | 19:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Target pertumbuhan ekonomi 7 persen dalam setahun, bukan satu hal mustahil untuk diwujudkan di Indonesia.

Begitu dikatakan calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD dalam debat calon wakil presiden yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat malam (22/12).

"Mungkin tidak anda menargetkan pertumbuhan ekonomi 7 persen dalam setahun? Karena dalam sejarah reformasi tidak pernah dicapai," ujar Mahfud MD.


Mahfud mengatakan, soal kemungkinan pertumbuhan ekonomi itu sudah dia diskusikan dengan ahli ekonomi. Hasilnya, target itu tidak mustahil. Hanya terkendala adanya kejahatan korupsi.

"(Kata ahli) hanya karena kebodohan kita kalau pertumbuhan tidak 7 persen. Masalahnya apa? Banyak korupsi, dan inefisiensi," kata Mahfud.

Dia memberikan beberapa contoh, bagaimana korupsi terjadi di banyak sektor. Akibatnya, sumber daya alam banyak yang tidak maksimal dieksplorasi.

"Saya ingat Madura, kaya dengan gas alam tetapi sampai sekarang tidak pernah dioptimalkan untuk dimanfaatkan," tuturnya.

Maka, ditekankan Mahfud di akhir paparannya, kunci mencapai target pertumbuhan ekonomi 7 persen adalah memberantas korupsi terlebih dahulu.

"Kuncinya adalah bagaimana kita memberantas korupsi," tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

UPDATE

OTT Tak Berarti Apa-apa Jika KPK Tak Bernyali Usut Jokowi

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:17

Efektivitas Kredit Usaha Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00

Jokowi Tak Pernah Berniat Mengabdi untuk Bangsa dan Negara

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:51

Integrasi Transportasi Dikebut Menuju Jakarta Bebas Macet

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:25

Lebih Dekat pada Dugaan Palsu daripada Asli

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:18

PSI Diperkirakan Bertahan Jadi Partai Gurem

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:10

Dari Wakil Tuhan ke Tikus Got Gorong-gorong

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:24

Pertemuan Kapolri dan Presiden Tak Bahas Reshuffle

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:21

Amien Rais Tantang Prabowo Copot Kapolri Listyo

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:10

PDIP Rawat Warisan Ideologis Fatmawati

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:07

Selengkapnya