Berita

Gerakan federasi buruh di Provinsi Sulsel mendukung pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024/Ist

Politik

Kaum Buruh Sulsel Incar 70 Persen Suara untuk Anies-Muhaimin

JUMAT, 22 DESEMBER 2023 | 17:21 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gerakan federasi buruh di Provinsi Sulsel mendeklarasikan pembentukan Poros Buruh Perubahan untuk Anies-Muhaimin (Amin). Bahkan sebanyak 13 federasi yang tergabung dalam poros tersebut siap memenangkan 70 persen suara di Sulsel untuk pasangan Amin.

Sebagai wujud dukungan, Koordinator Poros Buruh Sulsel, Salim Samsur menyerahkan naskah deklarasi kepada Co Captain Timnas Amin, Moh Jumhur Hidayat di Balai Aroepala Jalan Hertasning Baru, Makassar, Sulsel, Rabu (20/12) lalu.

13 serikat buruh yang bergabung dalam Poros Buruh Perubahan Amin adalah DPD SPSI Sulsel; DPD SPN; SBNI; FSPTI SPSI; FPBN; KSN; FSP PAREKRAF SPSI; FSP NIBA SPSI; FSP FARKES SPSI; FSP KSI SPSI; FSP KEP SPSI; FSP RTMM SPSI; dan FSP PPSPSI.


"SPN (serikat pekerja nasional) Sulsel bersama SP-SB (serikat pekerja-serikat buruh) dan seluruh buruh Sulsel solid total pilih Amin nomor 1," tegas Salim Samsur dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/12).

Salim yakin, pasangan visi dan misi Amin sejalan dengan harapan buruh Sulsel.

Sementara Ketua DPD KSPSI yang menjadi Dewan Pengarah Poros Buruh Untuk Perubahan Sulsel, Basri Abbas memastikan, buruh Sulsel siap mengawal suara pasangan Amin. Jika ditemukan kecurangan, buruh memastikan akan berada di barisan terdepan.

"Buruh Sulsel siap menangkan Amin 70 persen. Kami yakin pasangan Amin menang dan hanya kecurangan yang bisa mengalahkannya," tegas Basri Abbas.

Di sisi lain, Co Captain Timnas Amin, Jumhur Hidayat menyampaikan ucapan terima kasih dan bangga atas sikap politik kaum buruh.

"Saya menerima dengan bangga dukungan ini, dan terharu dengan keinginan kuat para buruh untuk berubah," jelas Jumhur.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya