Berita

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari/RMOL

Politik

DEBAT CAWAPRES

KPU Tetap Sediakan 75 Kursi Jatah Tamu Undangan Paslon

JUMAT, 22 DESEMBER 2023 | 16:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah kursi yang disediakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk tamu debat calon wakil presiden (cawapres) pada Jumat malam nanti (22/12), dipastikan tidak berubah dari yang telah ditetapkan saat debat calon presiden (capres) 12 Desember 2023 lalu.

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari menjelaskan, pada debat pertama yang digelar untuk panggung tiga capres dihadiri simpatisan dengan pembatasan yang telah disesuaikan dengan tempat acara.

Hasyim memastikan, meskipun ruangan debat kedua untuk cawapres digelar di JCC dan bukan di kantor KPU RI, jumlah simpatisan calon yang datang tetap sama.


"Untuk undangan tim pasangan masih sama seperti yang di debat perdana, jumlahnya 75 masing-masing pasangan calon," ujar Hasyim kepada wartawan, Jumat (22/12).

Hasyim menerangkan, untuk pemetaan tempat duduk simpatisan calon dan capres-cawapresnya, ataupun tamu undangan lainnya sudah diset oleh lembaga penyiaran atau televisi yang ditunjuk sebagai pemegang hak siar.

"Soal penataan tempat duduknya, kita atur di lokasi sesuai keperluan penayangan media televisi yang akan menayangkan debat tersebut," demikian Hasyim.

Pelaksanaan debat cawapres nantinya akan dipandu dua moderator debat yang ditunjuk KPU, yakni Alfito Deannova Ginting dari Trans Corp dan Liviana Cherlisa dari Kompas TV.

Selain itu, KPU juga telah menetapkan 11 panelis debat yang bertugas menyusun pertanyaan untuk 3 cawapres yang akan berdebat yaitu Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD.

Untuk format debat, dipastikan akan mengikuti pelaksanaan debat pertama yang diperuntukkan bagi calon presiden (capres).

Di mana, dari total 120 menit waktu penyelenggaraan debat akan dibagi ke dalam 6 segmen. Dimana, segmen pertama adalah untuk pemaparan visi misi terkait tema debat.

Segmen kedua dan ketiga adalah memberikan pertanyaan yang dibuat panelis kepada para kandidat. Kemudian, segmen keempat dan kelima adalah kesempatan bagi 3 cawapres untuk saling bertanya dan menjawab.

Adapun untuk segmen terakhir, 3 cawapres diberikan kesempatan untuk menyampaikan kata-kata penutup.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya