Berita

Bendera PDI Perjuangan/Net

Politik

Ujang Komarudin: Pemilu 2024 Momentum Kekalahan PDIP

KAMIS, 21 DESEMBER 2023 | 14:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Merosotnya elektabilitas PDI Perjuangan menjelang pencoblosan Pemilu 2024 dimaknai sebagai momentum kekalahan partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu setelah dua kali moncer di gelaran Pemilu 2014 dan 2019.

Demikian analisa pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin terkait elektabilitas PDIP yang kian menurun dalam sejumlah hasil survei.

Menurutnya, Pemilu 2024 ini merupakan masa kejayaan bagi Partai Gerindra, lantaran elektabilitasnya cukup melesat di tahun ini mengalahkan PDIP.


“Bisa jadi, 2024 ini adalah momentum kekalahan PDIP, setelah dua pemilu yang lalu 2014-2019 menang, mungkin 2024 adalah momentumnya Gerindra,” kata Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (21/12).

Direktur eksekutif Indonesia Political Review ini menilai Gerindra berpeluang menyalip PDIP hingga gelaran Pemilu nanti, jika konsisten dengan apa yang dibawanya saat ini untuk masyarakat.

“Mungkin Gerindra yang akan menyalip PDIP dan jadi momentum kemenangan di 2024 nanti,” tutupnya.

Diketahui, berdasarkan survei terbaru LSI Denny JA bertema "Akhir Dominasi PDIP di 2024?" yang dilakukan pada 20 November sampai 3 Desember 2023, dominasi PDIP sebagai partai politik dengan elektabilitas tertinggi mulai tergeser oleh Gerindra.

Dalam survei yang dirilis Selasa (19/12), Gerindra menjadi partai politik dengan tingkat keterpilihan tertinggi mencapai 19,5 persen. Partai pimpinan Prabowo Subianto ini menggeser dominasi PDIP yang kini menempati posisi kedua dengan 19,3 persen.

"Ini pertama kali sejak Pileg 2014, PDIP dilampaui Gerindra," kata Direktur LSI Denny JA, Adjie Alfaraby dalam rilis surveinya, Selasa (19/12).

Di posisi ketiga, ada Golkar dengan tingkat keterpilihan sebesar 11,6 persen. Posisi keempat ada PKB dengan 7,7 persen, dan posisi kelima ada PKS dengan 7,3 persen.

Posisi enam ada Nasdem dengan elektabilitas 5,8 persen, lalu menyusul posisi berikutnya ada Demokrat dengan 3,6 persen, PAN 3,3 persen, PPP 2,9 persen, PSI 1,5 persen, Hanura dan Perindo sama-sama 1 persen.

Sementara partai lain yang menjadi peserta Pemilu 2024 memperoleh elektabilitas di bawah 1 persen. Pada survei ini, yang memilih tidak menjawab, rahasia, dan tidak tahu ada 14,7 persen.


Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara tatap muka melalui kuesioner. Margin of error survei ini kurang lebih 2,9 persen.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya