Berita

Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti saat bertemu dengan ratusan kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Desa (AKD) se-Kabupaten Bojonegoro di Pendopo Kantor Bupati Bojonegoro, Rabu (20/12)/Net

Politik

Ketua DPD RI Berharap Dana Desa Jadi Kekuatan Ekonomi Daerah

KAMIS, 21 DESEMBER 2023 | 08:57 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dana desa harus sedapat mungkin diarahkan untuk mendukung Kabupaten Bojonegoro menjadi penyangga ketahanan pangan dan penghasil minyak dan gas bumi (migas).

Begitu pesan Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti saat bertemu dengan ratusan kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Desa (AKD) se-Kabupaten Bojonegoro di Pendopo Kantor Bupati Bojonegoro, Rabu (20/12).

Dalam pertemuan bertajuk “Otonomi Desa untuk Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat” itu, La Nyalla meminta agar dana desa digunakan untuk memperkuat keunggulan kompetitif dan komparatif Bojonegoro.


“Dana desa harus menjadi kekuatan ekonomi. Bukan hanya untuk mencegah urbanisasi, tetapi lebih dari itu, karena sumber daya alam (SDA) dan sumber ketahanan pangan nasional sejatinya berada di desa,” tegasnya.

Sebagai sebuah wilayah, La Nyalla menyebut Bojonegoro memiliki banyak keunggulan. Salah satunya adalah penghasil Tembakau Virginia yang disebut-sebut sebagai varian terbaik di dunia.

La Nyalla berharap politik kebijakan dan politik anggaran pemerintah, baik pemerintah kabupaten maupun pemerintahan desa, berorientasi untuk memastikan semua potensi daerah bermuara kepada peningkatan pendapatan asli daerah dan pendapatan masyarakat desa.

"Sekaligus memastikan ancaman dan tantangan yang ada, terutama luapan sungai Bengawan Solo mendapat jalan keluar dan teratasi," saran La Nyalla.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya