Berita

Capres nomor urut 1 Anies Baswedan/Ist

Politik

Mas Anies, Membereskan Kemiskinan Bukan dengan Bansos Plus

SELASA, 19 DESEMBER 2023 | 13:09 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Rencana Anies Baswedan menggulirkan program Bansos Plus jika terpilih menjadi presiden pada 2024 mengundang kritikan tajam dari politikus Partai Demokrat, Taufik Rendusara alias Tope.

Tope menilai peluncuran Bansos Plus bukan solusi untuk mengatasi kemiskinan di Tanah Air.

"Membereskan masalah kemiskinan itu bukan dengan Bansos mas Anies @aniesbaswedan" Kok malah jadi Bansos Plus?" tulis Tope melalui akun media sosial X yang dikutip redaksi, Selasa (19/12).


Menurut Tope, untuk membereskan masalah kemiskinan bukan lewat menawarkan Bansos Plus, melainkan dengan cara memperbaiki tata niaga dan menyertakan mereka ke dalam mekanisme pasar. Dengan demikian pendapatan rakyat akan meningkat.

"Perbaiki tata niaga, sertakan mereka ke dalam mekanisme pasar.
Contoh, jika tata niaga petani & nelayan dibereskan, maka pendapatan cukup & sejahtera. Iya g sih #dapse," sambungnya.

Rencana Anies Baswedan meluncurkan Bansos Plus itu disampaikannya ketika menggelar kampanye di hadapan masyarakat Kampung Bata, Tuah Negeri, Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (13/12).

Anies mengatakan program ini sebagai peningkatan atau upgrade dari program-program Bansos sebelumnya, yakni plus manfaatnya, plus penerimanya dan plus layanannya.

"Kami juga mengenalkan Bansos Plus, plus manfaatnya yang artinya manfaatnya akan ditambah, plus penerimanya yang artinya data penerima diperbaiki dan plus layanannya yang artinya negara memberikan pelayanan terbaik kepada semua penerima Bansos Plus," kata Anies dalam keterangan resminya.




Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya