Berita

Belasan emak-emak datangi Anggota Komisi I DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady, Senin (18/12)/Ist

Politik

Didatangi Belasan Emak-emak, DPRD Kota Pangkalpinang Janji Tuntaskan Bullying

SELASA, 19 DESEMBER 2023 | 05:52 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Belasan ibu rumah tangga (IRT) di Kota Pangkalpinang datangi gedung DPRD Kota Pangkalpinang, Senin (18/12).

Kedatangan mereka untuk menyampaikan keprihatinan atas kasus bullying yang sempat viral terjadi baru-baru ini khususnya di salah satu sekolah dasar negeri di Kota Pangkalpinang.

Peristiwa itu menjadi perhatian besar mereka dikarenakan kasus tersebut terjadi antara sesama siswa yang masih di bawah umur.


Namun dari video yang ditayangkan tampak sekali kekerasan yang dilakukan oleh salah satu pelaku, sehingga belasan emak-emak ini kemudian menyampaikan aspirasi mereka serta keluhan kepada DPRD Kota Pangkalpinang.

Dikutip Kantor Berita RMOLBabel, kedatangan belasan emak-emak ini diterima oleh Anggota Komisi I DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady.

Perwakilan rombongan, Diana menyampaikan bahwa pasca peristiwa tersebut ada kekhawatiran dari kalangan ibu-ibu serta wali murid untuk kasus serupa berpotensi terjadi lagi di sekolah yang lain.

Apalagi, menurutnya, kejadian tersebut tentu bukan kasus pertama yang terjadi di lingkungan pendidikan Kota Pangkalpinang.

"Tujuan kami datang ke DPRD Pangkalpinang ini ialah kami para ibu-ibu atau wali murid berharap ada sebuah gerakan atau pun aksi bersama yang dilakukan oleh pemerintah daerah dengan melibatkan wali murid, tokoh masyarakat serta pemangku kebijakan yang lainnya agar jangan sampai terulang kembali, sehingga menjadi sebuah kebiasaan dan kasus yang terus berulang," papar Diana.

Sementara Anggota Komisi I DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady mengucapkan terima kasih sekaligus mengapresiasi atas kedatangan belasan emak-emak ke DPRD Pangkalpinang yang telah peduli terhadap dunia pendidikan di Kota Pangkalpinang.
 
Menurut Rio, peristiwa bullying yang terjadi baru-baru ini tentu menjadi pelajaran bagi semua pihak. Sebab, katanya, kasus bullying tersebut ternyata dapat terjadi di lingkungan sekolah pada saat jam sekolah.
 
"Ya ini tentu saja sangat mengkhawatirkan jika tidak diambil sebuah tindakan untuk meminimalisir serta mencegah, jangan sampai terulang kembali. Dan ini akan menjadi perhatian kita khususnya di DPRD Pangkalpinang," tegas Rio.

Terkait kasus bullying tersebut, Rio juga memberikan apresiasi terhadap Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang yang sudah memberikan respons terbaik dengan menyelesaikan masalah tersebut bersama pihak kepolisian dengan mengundang para wali murid.

"Tentu ini menjadi perhatian kita bersama dan kami dari Komisi I DPRD Kota Pangkalpinang tentu akan mengawal terus dan menerima masukan atau pun koreksi dari masyarakat luas terkait dengan pendidikan kita di Kota Pangkalpinang. Tentu harapan kita bersama agar tidak terjadi kasus serupa atau pun sama di sekolah yang lainnya," tutup politisi PKS ini.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya