Berita

Ilustrasi Foto/Net

Nusantara

Ditjen Hubla Pastikan Kesiapan Armada Laut Jelang Libur Nataru 2023/2024

SELASA, 19 DESEMBER 2023 | 04:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Seluruh jajaran Kementerian Perhubungan terutama Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) dalam kondisi siap menyambut arus mudik Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru 2023/2024).

Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Keselamatan dan Konektivitas Perhubungan, Subagiyo menyampaikan hal tersebut dalam Apel Kesiagaan Pembukaan Posko Penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (18/12).

“Sebagai salah satu moda transportasi yang banyak dipilih masyarakat terutama di daerah kepulauan, angkutan laut juga dipilih masyarakat sebagai solusi untuk menghindari kepadatan lalu lintas darat,” kata Subagiyo dalam keterangannya kepada wartawan.


“Seluruh jajaran Ditjen Perhubungan Laut perlu memastikan kesiapan armada kapal, meningkatkan koordinasi dengan stakeholder terkait, memperketat pengawasan terhadap kapasitas penumpang kapal, serta mengoptimalkan armada di sejumlah ruas agar tidak terjadi penumpukan penumpang,” jelasnya.

Pemerintah memprediksi akan ada lonjakan volume penumpang sebesar 5% dibandingkan tahun lalu.

“Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah menyiapkan armada angkutan laut sebanyak 1.354 kapal dengan kapasitas 242.069 penumpang,” ujar Subagiyo.

Dalam rangka menghadirkan angkutan laut Nataru 2023/2024 yang aman, nyaman dan lancar, Kemenhub telah menyiapkan langkah-langkah strategis. Di antaranya pelaksanaan uji kelaiklautan kapal, mengoptimalkan potensi armada di daerah terutama ruas-ruas dengan jumlah penumpang tertinggi pada arus mudik/balik, serta antisipasi cuaca ekstrem.

Dalam menghadapi cuaca ekstrem pada bulan-bulan menuju Nataru, pengawasan terhadap keselamatan dan keamanan pelayaran kian ditingkatkan. Khususnya terhadap pengawasan kapasitas penumpang.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan BMKG setempat untuk menyebarluaskan prakiraan cuaca kepada masyarakat maritim untuk mewaspadai terjadinya cuaca buruk,” tuturnya.

Menurut dia, komitmen, kolaborasi, koordinasi dan integritas merupakan kunci keberhasilan penyelenggaraan mudik Nataru 2023/2024 agar berlangsung dengan lancar, aman dan nyaman.

Dengan tingginya antusiasme libur Nataru dan mengakomodir kebutuhan masyarakat terhadap angkutan mudik kapal gratis, Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub bersama Pelni menyelenggarakan Program Mudik Gratis Angkutan Natal Tahun 2023.

“Sembilan rute yang akan beroperasi melayani program ini diantaranya Kupang-Ende, Balikpapan-Pare-Pare, Makassar-Surabaya, Bitung-Sorong, Makassar-Bau-Bau, Batam-Belawan, Makassar-Bau-Bau, Ambon-Tual, dan Jayapura-Biak dengan total tiket yang digelontorkan kurang lebih sebanyak 4.415 tiket,” ungkap Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt Hendri Ginting.

Capt Hendri mengatakan, rute yang dipilih memang lebih berfokus ke Indonesia Timur dikarenakan banyak masyarakat di Indonesia Timur yang akan merayakan Natal. Adapun pola mudik gratis kali ini berbeda dengan mudik gratis tahun-tahun sebelumnya.

“Terdapat beberapa ketentuan dan persyaratan yang harus dipenuhi pemudik sebelum mendapatkan mudik gratis,” tambahnya.

Syarat dan ketentuan lebih lanjut terkait program mudik gratis  masyarakat dapat mengakses melalui https://linktr.ee/mutisnatal2023kemenhub atau melalui Contact Center Pelni 162.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya