Berita

Karaniya Dharmasaputra (kedua dari kiri)/RMOL

Politik

Bantah Ganjar-Mahfud Bakal Hapus Bansos, TPN: Itu Kampanye Hitam

SENIN, 18 DESEMBER 2023 | 20:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud membantah pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 3, Ganjar-Mahfud, bakal menghapus program bantuan sosial (Bansos). Kabar itu dipastikan tidak betul alias kampanye hitam.

Deputi Kanal Media TPN Ganjar-Mahfud, Karaniya Dharmasaputra, menegaskan, isu itu tidak benar sama sekali, ulah pihak-pihak yang tak bertanggung jawab.

“Sekarang ada gerakan kampanye hitam yang dilancarkan di grassroots, yang menyatakan bahwa bila Mas Ganjar dan Prof Mahfud terpilih, Bansos dan program-program kesejahteraan masyarakat yang diluncurkan Presiden Jokowi akan dihapus,” kata Karaniya kepada wartawan, di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/12).


“Kami tegaskan, hal itu tidak benar,” tandasnya.

Dia memastikan, Ganjar-Mahfud justru akan meluncurkan program yang disebut KTP Sakti (Satu Kartu Terpadu Indonesia). Nantinya, program jaminan sosial seperti Kartu Indonesia Pintar, Indonesia Sehat, Indonesia Sejahtera, Prakerja, PKH, Bansos, BLT, akan terintegrasi dalam satu KTP Sakti.

“Itu bukti KTP Sakti bukan hanya melanjutkan program Bansos dan kesejahteraan masyarakat di era pemerintahan Jokowi, tetapi juga memperbaiki program-program itu,” jelasnya.

KTP Sakti, tambah Karaniya, didesain bukan sekadar melanjutkan program jaminan sosial, lebih jauh dari itu, melakukan perbaikan-perbaikan agar lebih dirasakan masyarakat.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya