Berita

Keluarga besar Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Tak Hanya Ganjar dan PDIP, Jokowi dan Keluarga Juga Bikin Bingung Rakyat

SENIN, 18 DESEMBER 2023 | 17:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggapan bahwa calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, dan PDI Perjuangan membingungkan rakyat, tidak sepenuhnya benar. Karena ada pihak lain yang juga sama-sama membingungkan.

Menurut Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, posisi Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI yang didapat dalam tempo 2 hari, setelah menjadi anggota, juga membingungkan rakyat.

"Ya sebenarnya, soal bingung membingungkan ini dilematik. Di satu sisi, kan Kaesang sendiri menjadi Ketum PSI, adalah peristiwa yang sangat mengagetkan. Dua hari pakai jaket, artinya seperti ninja lah, yang lompat-lompat seperti itu, jalan ninja karier politik Kaesang itu juga membingungkan rakyat sebetulnya," ucap Pangi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (18/12).


Terlebih, lanjut Pangi, Kaesang yang sebelumnya mengaku ogah terlibat dalam politik praktis dan lebih ingin fokus ke bisnis, malah mengikuti jejak ayah, kakak, dan kakak iparnya.

"Rakyat juga bingung, soal Kaesang itu yang dulu katanya konsisten jual martabak saja, dagang bisnis saja, supaya tidak ada konflik kepentingan, sekarang terjun ke politik tidak main-main, itu juga membuat rakyat bingung," terangnya.

Selain itu, lanjut Pangi, sikap politik Presiden Joko Widodo juga tidak konsisten terkait keluarganya yang tidak akan terlibat dalam politik praktis. Sebab faktanya, anak dan menantu Jokowi malah pelaku politik praktis.

"Itu juga inkonsistensi Presiden Jokowi, itu juga membuat rakyat bingung. Jadi bukan hanya Ganjar dan PDIP yang inkonsisten," ujarnya.

"Faktanya hari ini, Mas Bobby mau dijadikan gubernur (Sumut), Kaesang jadi ketum partai, Gibran jadi cawapres, semuanya punya konflik kepentingan, ini inkonsistensi Presiden Jokowi," tutupnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya