Berita

Pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran/Net

Politik

Prabowo-Gibran Bakal Sempurnakan Program Presiden Jokowi

SENIN, 18 DESEMBER 2023 | 15:35 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran bukan hanya melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintahan Joko Widodo, tetapi juga membawa visi dan misi yang jelas dengan fokus pada inovasi dan transformasi di berbagai sektor.

Demikian disampaikan Sekjen Pandawa Lima, Ryano Panjaitan, saat konsolidasi dengan Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran di Banjarmasin, pada Jumat (15/12) lalu.

"Prabowo-Gibran berkomitmen untuk memajukan Indonesia dan meningkatkan daya saingnya. Mereka bukan hanya akan melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukan oleh Presiden Jokowi sebelumnya, tetapi juga akan melengkapi dan menyempurnakan program-program pembangunan yang sudah ada," ujar Ryano dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (18/12).


Ryano menyoroti perbedaan latar belakang dan keahlian Prabowo-Gibran yang diharapkan akan membawa variasi dan keunggulan dalam kepemimpinan mereka.

Dia menjelaskan bahwa Prabowo, dengan pengalaman militernya dan rekam jejak sukses dalam berbagai posisi pemerintahan, dapat memberikan stabilitas dan keamanan.

Di sisi lain, Gibran, sebagai seorang pengusaha muda yang sukses, dianggap mampu membawa ide-ide segar dan solusi inovatif untuk menghadapi perubahan global yang dinamis.

"Contohnya dalam hal pengembangan sumber daya manusia. Selain pembangunan fisik dan ekonomi, Prabowo-Gibran juga mengusulkan program peningkatan kualitas SDM manusia Indonesia melalui pemberian makan siang dan susu gratis kepada siswa dan santri, serta ibu hamil," lanjutnya.

Menurut Ryano, program makan siang dan susu gratis tersebut mencerminkan perhatian dan kepedulian nyata Prabowo-Gibran terhadap generasi masa depan Indonesia, bahkan sejak masa janin dalam kandungan ibu mereka.

Dia menyebutkan bahwa program serupa telah diterapkan di 76 negara dan telah membantu 418 juta anak miskin di seluruh dunia.

Bahkan, dari 76 negara tersebut, beberapa telah menawarkan bantuan kepada Indonesia dan menandatangani kesepakatan dalam bentuk MoU (Memorandum of Understanding) pada bulan Oktober 2023.

Ryano juga menekankan bahwa program ini akan memiliki dampak positif pada pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta partisipasi perempuan dan ibu-ibu.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya