Berita

Habib Umar Abdul Aziz bin Abdurrahman Syahab mendukung penuh pasangan capres dan cawapres, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar/RMOLSumsel

Politik

Dukung Amin pada Pilpres 2024, Habib Umar juga Ajak Masyarakat Pilih Parpol Koalisi Perubahan

SENIN, 18 DESEMBER 2023 | 15:05 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ulama terkemuka asal Palembang sekaligus Pendiri Pondok Pesantren Rubath Al-Muhibbien, Habib Umar Abdul Aziz bin Abdurrahman Syahab, mendukung penuh pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

Dukungan ini disampaikan setelah Ketua Tim Hukum Nasional paslon Anies-Muhaimin (THN Amin), Ari Yusuf Amir, bertemu langsung dengan murid kesayangan Abuya Sayyid Muhammad bin Alwi bin Abbas Al-Maliki Al-Hasani di Makkah Al Mukarramah.

Tak hanya menyatakan dukungan, Habib Umar Abdul Aziz juga menekankan pentingnya dukungan dari parlemen dalam mewujudkan agenda perubahan yang mereka usung.


Menurut Habib Umar, pasangan Amin dan partai-partai pengusung serta pendukungnya memiliki keterkaitan yang sangat vital dalam konteks pemerintahan.

"Keberhasilan pasangan Amin dalam mewujudkan agenda perubahan sangat bergantung pada dukungan yang mereka terima dari parlemen," ucap Habib Umar, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Senin (18/12).

Dalam sistem parlementer, lanjut Habib Umar, dukungan dari partai-partai pengusung seperti Partai Nasdem, PKB, dan PKS menjadi landasan politik yang krusial bagi pasangan Amin di tingkat parlemen.

"Dukungan ini penting untuk memperoleh mayoritas yang diperlukan dalam pengambilan keputusan legislatif," jelasnya.

Dengan mayoritas partai pengusung di parlemen, pasangan Amin dapat lebih mudah mengamankan persetujuan untuk kebijakan, undang-undang, serta alokasi anggaran yang mendukung agenda perubahan yang mereka usung.

"Dukungan dari parlemen juga mempermudah proses legislasi. Pasangan Amin memerlukan kerja sama dan kesepakatan dari anggota parlemen untuk mendorong Undang-undang yang sesuai dengan visi dan program mereka," tambahnya.

Tanpa dukungan parlemen yang kuat, sambungnya, implementasi agenda perubahan akan menjadi sulit karena sulitnya mendapatkan persetujuan dan dukungan yang diperlukan dari lembaga legislatif.

Habib Umar juga menekankan, hubungan erat antara pasangan Amin dengan partai-partai pengusung dan pendukungnya sangatlah krusial dalam memastikan agenda perubahan yang mereka usung dapat dijalankan dengan lancar melalui dukungan parlemen yang solid.

"Saya mengajak masyarakat untuk tidak hanya memilih pasangan Amin, tetapi juga memilih partai pendukungnya dalam pemilu legislatif mendatang untuk mengukuhkan langkah-langkah menuju perubahan yang diamanatkan," pungkasnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya