Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani/Net

Politik

Muzani: Boleh Beda Pilihan, tapi Tetap Rukun

SENIN, 18 DESEMBER 2023 | 13:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Persatuan dan kesatuan bangsa adalah hal utama yang harus dijaga. Perbedaan pilihan politik jangan sampai memecah belah rakyat.

Begitu pesan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani saat menggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW di kediamannya, di Tembok Lor, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Ribuan jemaah hadir di lokasi untuk turut ikut bersholawat dan bermunajat demi kebaikan bangsa. Ulama-ulama besar yang hadir Habib Soleh Pasar Lama, Habib Abdullah Al Hadad, Habib Hasan Alatas Empang Bogor, KH Sulton, KH Amir, dan masih banyak ulama dan habaib lainnya.


"Kita harus menjaga persatuan di atas segala-galanya. Boleh beda partai, beda pilihan, yang penting kita jaga kerukunan," ujar Muzani dalam keterangannya, Senin (18/12).

Muzani menyampaikan, sebagai pejabat publik dia memiliki tanggung jawab untuk menjaga kemurnian perjuangan di jalur politik. Sebab, menjelang tahun politik penting bagi dirinya agar selalu mendekatkan diri kepada rakyat dan ulama.

"Karena itu kalau kumpul dengan para ulama, kyai, habaib, guru, dan orang-orang baik, orang soleh itu untuk menjaga kemurnian perjuangan kita agar selalu di jalan yang benar," tutur Wakil Ketua MPR RI itu.

Menurutnya, tahun politik adalah tahun kontestasi partai politik untuk mendapatkan simpati publik. Termasuk persaingan capres dan cawapres tidak boleh sampai memecah belah umat.

"Ini tahun politik tahun ditarik kanan dan kiri. Agar panjenengan sedoyo, milih Prabowo alhamdulillah. Prabowo boleh nggak, ya nggak apa apa," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya