Berita

Sebuah kapal Penjaga Pantai China menggunakan meriam airnya terhadap kapal Biro Perikanan dan Sumber Daya Perairan Filipina saat mendekati Scarborough Shoal pada 9 Desember 2023/Net

Global

Bentrokan Kapal China dan Filipina di Laut China Selatan Berpotensi Meluas

MINGGU, 17 DESEMBER 2023 | 11:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketegangan maritim antara China dan Filipina di Laut China Selatan kembali meningkat. Permasalahan militer disinyalir menjadi dorongan kuat yang membuat konflik terbuka lagi.

Mengutip laporan CNN pada Mingggu (17/12), bentrokan terjadi ketika kapal penjaga pantai China dilaporkan sengaja menyerang kapal Filipina menggunakan meriam air di perairan dekat Scarborough Shoal.

Seorang analis dari Pusat Inovasi Keamanan Nasional Gordian Knot di Universitas Stanford, Ray Powell mengaku prihatin dengan peningkatan ketegangan di Laut China Selatan.


Dia menilai bahwa bentrokan yang terjadi baru-baru ini merupakan yang paling serius di banding kasus-kasus sebelumnya.

"Bentrokan kapal China dan Filipina menunjukkan adanya cedera serius hingga potensi mengakibatkan kematian,” kata Powell.

Selain itu, menurut Powel, jika ketegangan mengakibatkan korban jiwa, mungkin konflik tersebut bisa memicu respons militer dari rekan Filipina yakni Jepang, Korea Selatan dan Amerika Serikat.

Sebelum diserang, Filipina menyebut kapal-kapalnya sedang mencoba mengirimkan pasokan ke kapal nelayan mereka yang rusak parah, Sierra Madre.

Tetapi sebuah kapal penjaga pantai China berusaha menghentikan kapal Filipina dengan menembakkan meriam air. Serangan itu mengakibatkan kapal-kapal pemasok Filipina rusak parah dan serius membahayakan nyawa awaknya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya