Berita

Ilustrasi pemilihan umum di Pakistan/Net

Dunia

Kepala Polisi Pakistan Usul Tambahan Dana 100 Juta Rupee dan 20 Ribu Personel untuk Amankan Pemilu

MINGGU, 17 DESEMBER 2023 | 00:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam upaya mengamankan penyelenggaraan pemilu di Pakistan, Kepala Polisi kota Karichi, Khadim Rind, meminta dukungan biaya 100 juta rupee Pakistan (sekitar Rp5,4 miliar) serta lebih dari 20 ribu personel kepada pemerintah.

Berdasarkan laporan yang dimuat Dawn, Jumat (15/12), dukungan itu adalah untuk membantu mengamankan jalannya penyelenggaraan pemilu pada 8 Februari mendatang.

Dalam pertemuan terkait persiapan pemilu, pejabat senior pemerintah Sindh dan perwakilan dari berbagai unit polisi membahas langkah-langkah keamanan, termasuk usulan mengenai alokasi tenaga kerja, dan anggaran untuk pemilu tersebut.


"Kapolri meminta tambahan tenaga kepada para petinggi birokrasi kota dan provinsi," tulis Dawn dalam laporannya, seperti dikutip ANi News, Sabtu (16/12).

Saat ini, pihak kepolisian meminta pemerintah untuk menyediakan personel dari Departemen Cukai, Sel Anti-Perambahan dan departemen lainnya untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja. Karena mereka memperkirakan akan membutuhkan sekitar 45 ribu tenaga kerja untuk memberikan keamanan selama pemilu.

Tak hanya permintaan tambahan personel, pertemuan itu juga membahas proposal anggaran sebesar 100 juta rupee untuk menutup biaya pelaksanaan tugas keamanan selama proses pemungutan suara.

Dengan usulan tersebut, Khadim Rind menekankan bahwa mereka akan memberikan keamanan maksimal untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama Pemilihan Umum 2024.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya