Berita

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

Usai Debat Capres Langsung Cek Pupuk di Jateng, Sekjen PDIP: Jokowi di Belakang Ganjar

JUMAT, 15 DESEMBER 2023 | 17:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo sedang membantu pemenangan capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Bagaimana tidak, Jokowi langsung mengecek persoalan pupuk di Jawa Tengah, seusai debat capres dan sempat disoal mengenai kelangkaan pupuk.

Tak hanya itu, saat Ganjar Pranowo memulai safari politik pada masa kampanye di Merauke dan dilanjutkan ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Jokowi pun mengikuti langkah Ganjar Pranowo dengan berkunjung ke sana.


Ulasan itu, disampaikan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto saat jumpa pers di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro Nomor 58, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat sore (15/12).

"Pak Jokowi membantu Pak Ganjar, Pak Jokowi di belakang Pak Ganjar. Ketika Pak Ganjar di NTT kemudian Pak Jokowi ke NTT, itu kan artinya rakyat melihat Pak Jokowi di belakang Pak Ganjar," kata Hasto.

Di sisi lain, Hasto juga menyebut bahwa apa yang telah dicanangkan Ganjar Pranowo dalam visi misi dan gagasannya untuk Indonesia ke depan, seperti halnya "KTP Sakti" untuk mengakses program bantuan pemerintah, pun agaknya diamini oleh Presiden Jokowi.

Teranyar, Jokowi membolehkan para petani untuk mendapatkan pupuk subsidi bisa menggunakan KTP.

"Apa yang disampaikan Pak Ganjar tentang KTP Sakti ternyata senafas dengan apa yang disampaikan oleh Presiden Jokowi," terangnya.

Atas dasar itu, Hasto menegaskan bahwa penerus kepemimpinan Presiden Jokowi adalah capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo.

"Bahkan dari polling yang kami lakukan, mencermati seluruh pemberitaan suara-suara dari rakyat di dalam debat kemarin menunjukan bahwa Pak Prabowo bukanlah Pak Jokowi," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya