Berita

Duta Besar India untuk ASEAN Jayant N. Khobragade dan Direktur Eksekutif Pusat Energi ASEAN Nuki Agya Utama menandatangani MoU di Gedung Sekretariat ASEAN, Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan pada Jumat, 15 Desember 2023/Ist

Dunia

ACE dan GCNEP Teken MoU Peningkatan Kapabilitas Energi Nuklir ASEAN

JUMAT, 15 DESEMBER 2023 | 16:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam upaya meningkatkan kapabilitas energi nuklir di kawasan Asia Tenggara, ASEAN Centre for Energy (ACE) dan Global Centre for Nuclear Energy Partnership (GCNEP) menandatangani Momorandum of Understanding (MoU).

Penandatanganan dilakukan di Gedung Sekretariat ASEAN, Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan pada Jumat (15/12).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Eksekutif Pusat Energi ASEAN Nuki Agya Utama dan Duta Besar India untuk ASEAN Jayant N. Khobragade, serta disaksikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Masyarakat Ekonomi ASEAN Satvinder Singh.


Dalam kesempatan itu, Nuki menjelaskan bahwa MoU berisi kesepakatan kerja sama selama lima tahun untuk mencapai tujuan bersama yang tertuang dalam perjanjian Rencana Aksi ASEAN untuk Kerja Sama Energi (APAEC) Tahap II: 2021-2025.

Nuki mengaku optimis dengan kolaborasi antara ACE dan GCNEP, sebab energi nuklir saat ini merupakan sumber energi ramah lingkungan yang mampu memenuhi kebutuhan energi kawasan ASEAN yang terus meningkat.

“MoU dengan GCNEP akan dikonsentrasikan pada program area tujuh tentang Energi Nuklir Sipil APAEC Tahap II," jelasnya.

Dubes Jayant merespons dengan antusias kerja sama tersebut dan berharap bahwa pengembangan energi nuklir dapat diarahkan pada prinsip-prinsip berkemajuan.

“Kemitraan GCNEP-ACE diharapkan dapat berkontribusi pada lanskap energi di ASEAN, dengan fokus pada solusi energi nuklir berkelanjutan," kata Dubes Jayant.

MoU yang ditandatangani oleh GCNEP-ACE sejalan dengan prioritas negara-negara anggota ASEAN dan India untuk mengupayakan kerja sama di bidang sumber energi alternatif energi nuklir sipil dan energi bersih guna menjamin keamanan energi bagi generasi saat ini dan masa depan.

Dengan kesepakatan tersebut, kedua pihak akan bekerja sama memfasilitasi sistem energi nuklir canggih, keamanan nuklir dan sistem proteksi fisik, keselamatan nuklir, penerapan teknologi radioisotop dan radiasi, proteksi radiasi dan pemantauan radiasi lingkungan serta bidang-bidang lain yang disepakati bersama.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya