Berita

Anggota KPU RI, August Mellaz di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/12)/RMOL

Politik

Langgar Tatib Debat, KPU Tegur Gibran Lewat Tim Paslon

KAMIS, 14 DESEMBER 2023 | 19:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak menegur langsung Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 2, Gibran Rakabuming Raka, soal aksinya di panggung debat calon presiden (capres) yang pertama dua hari lalu.

Anggota KPU RI, August Mellaz mengatakan, tata tertib debat telah dituangkan dalam Surat Keputusan KPU 1621/2023 tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Kampanye Pemilu.

Di dalamnya dimuat sesuatu yang dilarang dilakukan peserta debat, yang dalam hal ini pasangan calon dan tamu undangan dari tim kampanye juga elite-elite partai politik.


"Tidak memprovokasi itu kan ada (larangannya dalam Keputusan KPU 1621/2023)," ujar Mellaz saat ditemui usai rapat evaluasi debat pertama capres yang berlangsung tertutup, di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/12).

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU RI itu mengaku, teguran kepada Gibran sudah disampaikan pihaknya secara lisan, dan bukan secara tertulis atau disampaikan secara langsung.

"Teguran itu kan disampaikan ke tim paslon. ini kan problemnya, gini loh posisinya dalam rapat disampaikan. Oh catatannya ini. Ini dari publik juga muncul, ada video-video yang beredar juga," katanya.

Dia mengaku, catatan serupa juga diberikan kepada tim kampanye dua pasangan calon lainnya, agar tidak terjadi hal serupa yang dilakukan Gibran.

"Kepada tim paslon yang lain juga sama. Itu kan tugasnya tim paslon memastikan bahwa paslonnya mendapat informasi yang utuh, tim pendukungnya juga mendapatkan informasi yang utuh juga (terkait tata tertib debat)," tuturnya.

"Ini jadi pengingat kita semua, ada catatan ke KPU, ada catatan-catatan ke tim paslon," demikian Mellaz menambahkan.

Aksi Gibran yang memprovokasi penonton debat di lokasi acara, dengan berdiri dan mengangkat-angkat tangan ke arah penonton, terjadi dalam segmen 4 debat pertama capres, di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa malam (12/12).

Saat itu, Prabowo tengah menanggapi pertanyaan Anies tentang putusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK), yang berimbas pada pemecatan Anwar Usman dari jabatan Ketua MK karena terbukti membiarkan intervensi pihak luar terhadap putusan MK, atas uji materiil aturan batas usia capres-cawapres.

"Sekarang begini, intinya rakyat yang putuskan, rakyat yang menilai. Kalau rakyat tidak suka Prabowo dan Gibran enggak usah pilih kami saudara-saudara. Dan saya tidak takut punya jabatan Mas Anies. Sorry ye, sorry ye," jawab Prabowo yang langsung mengundang reaksi dari Gibran untuk berdiri dan mengangkat-angkat tangan ke arah penonton.

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari juga telah menyatakan tata tertib debat yang dibuat KPU melarang aksi yang seperti Gibran lakukan dalam debat dua malam lalu.

"Ini (seperti aksi Gibran) yang enggak boleh," ujar Hasyim saat dikonfirmasi, Rabu malam (13/12).

Anggota KPU RI dua periode itu memastikan, jajarannya akan menyampaikan kepada tim kampanye capres-cawapres terkait ketidakbolehan melakukan aksi seperti yang Gibran lakukan.

"Kita tegur. (Akan disampaikan) saat evaluasi dan rapat persiapan debat selanjutnya kita sampaikan," demikian Hasyim menambahkan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya