Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Situs Web Tentara Israel Diretas Hacker Pendukung Palestina

KAMIS, 14 DESEMBER 2023 | 15:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah perang yang terus berkecamuk, situs web pasukan pertahanan Israel (IDF) dilaporkan menjadi sasaran peretasan kelompok hacker pendukung Palestina.

Para peretas yang mengaku berasal dari Yordania itu pada Rabu malam (13/12) memenuhi berada situ IDF dengan kecaman dan ancaman terhadap Israel.

"Kesombongan dan ketidakadilan Anda terhadap rakyat kami di Gaza hanya akan merugikan Anda melalui teror, pembunuhan, dan perang, baik itu di darat, di udara, atau secara elektronik,” bunyi pesan hacker, seperti dimuat The Jerussalem Post.


Hacker juga mengaku bahwa peretasan dilakukan sebagai bagian dari kecaman mereka terhadap kebrutalan pasukan IDF di Jalur Gaza. Bahkan para peretas berjanji untuk melakukan aksi lanjutan.

"Ini tidak lain hanyalah respons terhadap tindakan kotor dan barbarisme Anda serta pembunuhan terhadap orang-orang rentan kami di Gaza. Ini hanyalah permulaan, dan dari sini kami," tambahnya.

Serangkaian serangan siber telah menargetkan Israel sejak perang antara Israel dan Hamas dimulai pada 7 Oktober lalu.

Awal bulan ini, sebuah kelompok peretas mengklaim telah mencuri lebih dari 500 gigabyte data, termasuk ratusan ribu catatan medis IDF, dalam serangan siber di Ziv Medical Center.

Direktorat Siber Nasional Israel (INCD) mengatakan sejak perang dimulai pihaknya telah mengidentifikasi sekitar 40 upaya serangan siber terhadap perusahaan dan layanan penyimpanan digital yang melayani banyak bisnis Israel.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya