Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Belum Dapat Lahan, Perumahan MBR di IKN Belum Terealisasi

RABU, 13 DESEMBER 2023 | 17:21 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Rencana pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Ibu Kota Nusantara (IKN) sampai saat ini belum dapat terealisasi, karena developer belum mendapatkan lokasi yang tepat untuk pembangunan tersebut.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) dari Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), Junaidi Abdillah, mengatakan pihaknya masih terus mendiskusikan wilayah untuk pembangunan perumahan MBR.

“Kita juga sudah berkunjung ke IKN ya progress pembangunan kita lihat sudah bergerak tapi sampai sekarang kami juga belum tahu dan mendiskusikan wilayah untuk pembangunan rumah MBR yang men-support nantinya IKN,” kata Junaidi, dalam InfobankTalknews pada Selasa (12/12).


Selain memikirkan lokasi pembangunan, Junaidi mengatakan bahwa pengadaan pembangunan MBR di IKN juga memerlukan dukungan dari berbagai pihak, seperti tempat tinggal para tenaga kerja kelas menengah ke bawah.

“Karena sampai sekarang kita belum dapat lokasinya di mana sih kalau IKN akan jalan, siapa sih yang nanti mensupport dari tenaga office boy dan yang selevel support kinerjanya, kasarnya di mana nanti tinggal ini juga perlu dipikirkan dan itu sampai sekarang belum terjawab oleh para pihak karena memang saya menyaksikan sendiri di lapangan belum ada wilayah yang khusus untuk men-support nantinya IKN berdiri,” jelasnya.

Pembangunan perumahan MBR itu nantinya akan digencarkan karena Otoritas IKN memproyeksikan penduduk IKN di tahun 2045 akan mencapai 1,9 juta penduduk, di mana untuk tahap awal diprediksi akan terdapat 500 hingga 900 jiwa bermukim di IKN, sehingga perumahan hunian sangat diperlukan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya