Berita

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi/Net

Dunia

Menlu Retno: Terjadi Pelanggaran HAM Berat di Gaza

RABU, 13 DESEMBER 2023 | 12:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Konflik Palestina, khususnya di Jalur Gaza saat ini, harus terus menjadi perhatian khusus di kalangan komunitas internasional.

Begitu yang disampaikan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi saat menjadi salah satu panelis pada roundtable discussion mengenai hak asasi manusia, perdamaian, dan keamanan di Jenewa, Swiss pada Selasa (12/12).

Retno mengatakan, krisis kemanusiaan yang terjadi di Jalur Gaza selama dua bulan terakhir merupakan pelanggaran HAM berat yang dilakukan oleh Israel.


"Saat kita memperingati 75 tahun Deklarasi Universal HAM, kita justru menyaksikan pelanggaran HAM berat terjadi di Palestina, khususnya di Gaza," kata Retno kepada panelis lain, yakni Presiden Polandia, Presiden Senegal, Menteri Luar Negeri Palestina dan Wakil Presiden Kolombia.

Menurut Retno, tindakan Israel membunuh warga sipil, merusak rumah sakit, tempat ibadah dan camp pengungsi tidak bisa dikatan sebagai upaya melindungi diri, dan jelas melanggar hukum internasional.

"Tindakan ini tidak dapat dibenarkan dan jelas melanggar hukum humaniter internasional," tegasnya.

Oleh sebab itu, Retno menekankan tiga hal penting yang harus dilakukan oleh komunitas internasional yakni pertama memperbarui komitmen bersama terhadap kemajuan HAM.

"Saya tegaskan bahwa siapa pun yang berkomitmen menjadi pembela HAM tidak boleh diam dan tidak boleh berhenti untuk terus memperjuangkan keadilan dan kemanusiaan bagi Palestina," tekannya.

Selanjutnya, ia juga mengajak negara-negara untuk menolak penerapan standar ganda dalam penegakan HAM dan segera menghentikan pelanggaran HAM.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya