Berita

Jurubicara Muda Tim Nasional Pemenangan Capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Timnas Amin), Fachri Muchtar/RMOL

Politik

Anies Bawa Ayah Korban Kerusuhan Pilpres 2019 dalam Debat, Timnas Amin Pastikan Bukan Politisasi

RABU, 13 DESEMBER 2023 | 10:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kehadiran ayah dari almarhum Harun ar-Rasyid, korban meninggal pada kerusuhan Pilpres 2019, dalam acara debat perdana yang berlangsung di Kantor KPU pada Selasa malam (12/12), mencuri perhatian publik.

Capres nomor urut 1 Anies Baswedan sengaja  menyertakan ayah Harun ar-Rasyid, karena menilai banyak peristiwa hukum yang luput untuk diusut pemerintah saat ini.

Jurubicara Muda Tim Nasional Pemenangan Capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Timnas Amin), Fachri Muchtar menegaskan, Anies berkomitmen menuntaskan kasus-kasus yang hingga kini tidak ada kejelasan.


"Seperti kasus KM 50 atau tragedi Kanjuruhan itu memang harus diusut tuntas. Termasuk kasus Harun ar-Rasyid," jelasnya saat ditemui Kantor Berita Politik RMOL di Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Riau, Rabu (13/12).

Kendati begitu, Fachri menegaskan kehadiran ayah dari almarhum Harun ar-Rasyid dalam debat perdana tidak ada maksud untuk mempolitisasi.

"Saya rasa nggak ada tujuan tertentu. Karena ayahnya Harun ingin mendukung Pak Anies," jelas Fachri.

Acara debat perdana capres yang berlangsung di KPU, Selasa (12/12), dengan tema Pemerintahan, Hukum, HAM, Pemberantasan Korupsi, Penguatan Demokrasi, Peningkatan Layanan Publik dan Kerukunan Warga, berlangsung sengit dan penuh gagasan.
 
Masing-masing paslon memaparkan visi-misinya terkait tema tersebut. Anies pun bertekad ingin mengembalikan marwah negara hukum, bukan negara kekuasaan seperti yang saat ini terjadi.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya