Berita

Hasil pemungutan suara untuk menuntut gencatan senjata kemanusiaan segera di Gaza dalam Sidang Majelis Umum PBB pada Selasa, 12 Desember 2023/Net

Dunia

Mayoritas Anggota PBB Satu Suara, Tuntut Gencatan Senjata Segera di Gaza

RABU, 13 DESEMBER 2023 | 07:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Lebih dari tiga per empat anggota Majalies Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mendukung tuntutan gencatan senjata kemanusiaan segera di Gaza.

Resolusi tersebut disambut dengan tepuk tangan meriah setelah mendapat 153 suara dukungan, 23 abstain, dan 10 menolak.

Meski tidak mengikat, namun resolusi Majelis Umum PBB memiliki bobot politik yang mencerminkan pandangan global mengenai perang di Gaza.


"Adalah tugas kita bersama untuk melanjutkan jalur ini sampai kita melihat berakhirnya agresi terhadap rakyat kita, untuk melihat perang terhadap rakyat kita berhenti. Ini adalah tugas kita untuk menyelamatkan nyawa," kata Utusan Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, seperti dikutip Reuters.

Pemungutan suara di Majelis Umum dilakukan pada Selasa (12/12) waktu setempat, beberapa hari setelah Amerika Serikat (AS) memveto resolusi serupa di Dewan Keamanan PBB pada Jumat (8/12).

AS sendiri tidak mempunyai hak veto di Majelis Umum. Mereka memberikan suara menolak resolusi tersebut, bersama dengan Israel dan delapan negara lainnya.

Israel telah membombardir Gaza dari udara, memberlakukan pengepungan dan melancarkan serangan darat sebagai pembalasan atas serangan Hamas pada 7 Oktober yang menurut Israel menewaskan 1.200 orang dan menyebabkan 240 orang disandera.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan 18.205 warga Palestina tewas dan hampir 50.000 orang terluka.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres telah lama menyerukan gencatan senjata kemanusiaan dan pekan lalu membuat langkah langka untuk memperingatkan Dewan Keamanan mengenai ancaman global yang ditimbulkan oleh perang.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kemlu: PT DSI Tingkatkan Kepercayaan Global terhadap Ekspor RI

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:20

Pantai Gading Perkuat Dukungan untuk Inisiatif Otonomi Sahara Maroko

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:07

Penduduk Indonesia Bertambah 1,4 Juta Jiwa

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:03

Pidato Prabowo Cerminkan Optimisme Menjaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:02

KPK Panggil Plt Bupati Tulungagung dan Sejumlah Pejabat dalam Kasus Dugaan Pemerasan

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:53

Kemenkeu dan BI Harus Bisa Menerjemahkan Keinginan Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:41

Polisi Tetapkan Sopir Green SM Tersangka Taksi vs KRL di Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:26

Sembilan WNI Jalani Visum dan Tes Kesehatan di Turki

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:26

IKN Disiapkan Jadi Superhub Ekonomi Baru Indonesia

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:20

Semen Indonesia Pangkas Empat Anak Usaha dalam Program Streamlining

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:16

Selengkapnya