Berita

Ketua Umum Jaringan Nasional (Jarnas) For Gibran, H Nasarudin dan calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka/Ist

Politik

Pesan Gibran ke Relawan: Jangan Terlena Hasil Survei

SELASA, 12 DESEMBER 2023 | 00:13 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka buka suara soal beberapa hasil survei yang menempatkan elektabilitasnya bersama Prabowo Subianto unggul dari dua pasangan calon lainnya. Gibran mengaku tidak mau terlena dan tetap fokus sampai pelaksanaan pemungutan suara Pilpres pada 14 Februari 2024.

Hal itu dikatakan Ketua Umum Jaringan Nasional (Jarnas) For Gibran, H Nasarudin usai menghadiri pertemuan ketua tim relawan dengan cawapres Gibran Rakabuming Raka.

Pertemuan terbatas yang diinisiasi oleh Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran, Haris Rusly Moti tersebut digelar di sebuah kafe di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (11/12).


"Tadi arahan dari Mas Gibran dan Mas Moti, kita diminta untuk terus berjuang dan berjibaku sampai kita menang, jangan terlena hasil survei," kata Nasarudin kepada wartawan.

Dalam pertemuan tersebut, Nasarudin melaporkan agenda Jarnas For Gibran yang sudah terbentuk di 32 provinsi seluruh Indonesia.

"Strukturnya sudah terbentuk di 32 provinsi dan hampir 300 kabupaten/kota sudah terbentuk relawan hingga ke tingkat paling bawah yakni desa dan kelurahan," kata Nasarudin.

Nasarudin meminta relawan Jarnas For Gibran untuk bersama-sama berjuang guna memenangkan Prabowo-Gibran satu putaran di Pilpres 2024.

"Mari kita berjuang sampai akhirnya kita bisa memenangkan Prabowo-Gibran satu putaran," tutup Nasarudin.



Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya