Berita

Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo/Ist

Politik

Ganjar Siapkan Tiga Kunci Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

SENIN, 11 DESEMBER 2023 | 22:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Target pertumbuhan ekonomi nasional 7 persen adalah hal yang tidak bisa ditawar. Kunci mencapai itu, adalah kepastian hukum untuk menciptakan iklim investasi yang sehat.

Begitu dikatakan calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo dalam dialog bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Auditorium Menara Bank Mega, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (11/12).

Dalam paparannya, Ganjar Pranowo menguraikan tiga cara kunci yang akan dia lakukan untuk mencapai target itu.


"Pertama adalah memastikan regulasinya benar, dan itu disusun karena partisipasi. Ada rasa yang diungkapkan oleh masyarakat," kata Ganjar.

Bagi Ganjar, partisipasi dan aspirasi masyarakat penting diserap agar aturan yang diterbitkan pemerintah nantinya bisa benar-benar meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari sisi kerakyatan.

Setelah itu, lanjutnya, kepastian hukum bisa berjalan jika sistem kelembagaan pemerintah sudah baik dengan mengikuti dan mematuhi regulasi-regulasi yang sudah ditetapkan.

"Sistem kelembagaan yang sudah ada kalau itu belum (bagus), itu juga diperbaiki," sambungnya.

Cara ketiga, masih kata Ganjar, untuk menumbuhkan ekonomi lewat kepastian hukum adalah menempatkan aktor profesional berintegritas, berkompeten, dan berkomitmen melayani masyarakat di pemerintahan.

"Maka tugas saya adalah memastikan bagaimana aktor yang bisa duduk di dalam jabatan untuk membawa amanah yang luar biasa itu kredibel. Tanpa itu tidak bisa," demikian Ganjar.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya