Berita

Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida/Net

Dunia

Buntut Skandal Penggalangan Dana, PM Jepang Copot Empat Menteri

SENIN, 11 DESEMBER 2023 | 13:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Laporan dari kantor berita Asahi pada Minggu malam (10/12) menyebut bahwa Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida berencana mengganti empat menteri di kabinetnya untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat di tengah skandal penggalangan dana.

Deretan nama menteri seperti Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno, Menteri Perdagangan Yasutoshi Nishimura, Menteri Dalam Negeri Junji Suzuki dan Menteri Pertanian Ichiro Miyashita dilaporkan termasuk dalam daftar yang akan diganti.

Selain empat menteri utama, Kishida juga disebut akan mengganti 11 posisi menteri lain di kabinetnya karena kasus serupa.


Kendati demikian, dalam sebuah pernyataan pada Senin (11/12), Kishida menolak untuk mengonfirmasi laporan perombakan kabinet tersebut.

Dia hanya mengatakan bahwa pihaknya tengah berupaya memulihkan kepercayaan warga Jepang dari skandal yang menjerat pemerintah baru-baru ini.

“Kami akan mempertimbangkan langkah-langkah yang tepat pada waktu yang tepat untuk memulihkan kepercayaan publik dan mencegah penundaan dalam politik nasional,” kata Kishida, seperti dimuat Asia One.

Tuduhan mengenai dana yang tidak dilaporkan telah menjadi tantangan politik terbesar bagi Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa di Jepang saat ini.

Pejabat yang dilaporkan akan diganti merupakan anggota "faksi Abe" terbesar di LDP, yang telah diselidiki oleh jaksa karena diduga menyembunyikan lebih dari 100 juta yen dana politik selama lima tahun.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya