Berita

Pasangan Nomor Urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/12)/Rep

Politik

Jawab Kritikan Joget, Gibran: Apa yang Salah dengan Gembira?

MINGGU, 10 DESEMBER 2023 | 22:31 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tindak tanduk Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto yang sering berjoget dalam beberapa kesempatan menuai banyak kritikan. Bahkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dianggap pula tidak memiliki gagasan.

Sang pendamping Prabowo, Gibran Rakabuming Raka justru yang geram dengan kritikan tersebut.

“Emangnya apa yang salah dengan joget, apa yang salah dengan gembira? Sekarang sy tanya ya, boleh tidak masyarakat hidup gembira? Boleh tidak masyarakat makin sejahtera? Boleh tidak masyarakat makin bahagia?” tegas Gibran di di depan ribuan kader partai pengusung dan relawan yang hadir di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/12).
 

 
Acara yang dipandu oleh komedian Andre Taulany dan Sule itu kian semarak, saat kedua komedian itu terus menggosok Gibran untuk menjawab kritikan soal joget.

Sule pun berkelakar bahwa berjoget bertanda orang itu bahagia. Andre pun menimpali bahwa dirinya juga senang berjoget.

“Tetangga saya kena asam urat, sembuh gara-gara joget,” seloroh Sule.

Gibran dengan perawakannya yang dingin hanya tersenyum tipis mendengar celotehan Sule dan Andre.

Dua pemain Opera Van Java itu pun melanjutkan dengan celotehan soal tantangan zaman yang semakin besar.

Gibran pun langsung serius menjawab celotehan tersebut dengan berbagai program untuk milenial agar melek dengan teknologi.

“Jadi ke depan memang tantangannya tidak mudah, tapi kesempatannya makin terbuka terutama bagi anak-anak muda. Makannya ke depan, kita fokuskan hilirisasi digital, ini untuk menjawab tantangan zaman,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya