Berita

Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan, di Universitas Malahayati, Lampung/Ist

Politik

Kampanye di Lampung, Anies Janji Bangun Kereta Double Track

KAMIS, 07 DESEMBER 2023 | 21:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Calon Presiden Nomor Urut 1, Anies Baswedan, janji membangun kereta api double track di Provinsi Lampung menghubungkan Bakauheni-Tanjung Karang-Kertapati (Lampung-Palembang).

Janji itu disampaikan Anies yang merupakan Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, saat menghadiri dialog kebangsaan di Kampus Universitas Malahayati, Lampung, Kamis (7/12).

"Saat ini Indonesia penduduknya banyak yang tinggal di kota. Pada 2045 diprediksi 75 persen tinggal di perkotaan. Bayangkan jika semua menggunakan kendaraan pribadi," katanya.


Saat ini, tambah Anies, kereta api yang tersedia hanya rute Lampung-Palembang, satu jalur. Akibatnya, jadwal keberangkatan sangat lambat.

"Dengan double track insya Allah ditempuh lebih cepat dan akan meningkatkan intensitas kereta api, sehingga intensitas antar kota juga meningkat," jelasnya.

Menurut dia, jika kereta api hanya berangkat membawa penumpang pagi dan malam hari, jumlah penumpang akan terbatas. Lain cerita jika kereta api membawa penumpang setiap dua jam.

"Antar kota tersambung dengan efisien. Naik kereta api juga membuat kita bisa berbagi ruang. Perasaan persatuan dibangun di dalam kereta api. Beda dengan tol, hanya dinikmati orang yang punya mobil. Kereta api kendaraan rakyat yang mempersatukan," tandas Anies.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya