Berita

Calon Presiden Nomor Urut 1, Anies Baswedan/Net

Politik

Dicap Jago Berkata-kata, Anies: Kalau Ada Gagasan Tak Perlu Berjoget

KAMIS, 07 DESEMBER 2023 | 18:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Calon Presiden Nomor Urut 1, Anies Baswedan dinilai hanya pandai berkata-kata. Bahkan mantan Gubernur DKI Jakarta itu kerap dilabeli omdo alias omong doang.

Topik ini pun disinggung dalam forum "Desak Anies" yang digelar di Bento Kopi Lampung, Jalan Pulau Sebesi, Sukarame, Bandar Lampung, Kamis (7/12).

Awalnya moderator menyindir bahwa yang dibutuhkan 2024 adalah presiden bukan penyair. Moderator mengakui Anies jago menjawab berbagai pertanyaan dengan waktu singkat.


"Jadi kalau enggak dijawab salah. Kalau dijawab dibilang bermain kata-kata," kata Anies disambut gemuruh tepuk tangan peserta Desak Anies yang mayoritas mahasiswa.

"Tapi di balik itu semua, lebih baik menerima pertanyaan dan dijawab, daripada banyak pertanyaan dan tak pernah berkata-kata," sambung Anies memecah tawa.

Pernyataan capres yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Kebangkitan Bangsa itu seolah menyindir kandidat paslon sebelah yang sangat jarang tampil di forum-forum diskusi.

Moderator pun memancing jagoan Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu untuk sedikit rileks dengan berjoget seperti yang kerap dilakukan pasangan calon lain.

"Kalau ada gagasan tak perlu berjoget," timpal Anies yang kembali disambut tawa para peserta.

Meski tak menyebutkan nama, sindiran Anies tersebut sepertinya dialamatkan kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya