Berita

KRI Diponegoro-365 menuju Lebanon/Ist

Pertahanan

KRI Diponegoro-365 Siap Emban Misi Perdamaian di Lebanon

KAMIS, 07 DESEMBER 2023 | 12:08 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Panglima Koarmada II Laksda TNI Yayan Sofiyan  didampingi para Pejabat Utama Koarmada II melepas para prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang akan terlibat dalam Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-O UNIFIL/Lebanon bertempat di Dermaga Madura, Koarmada II, Ujung Surabaya, Jawa Timur, Rabu (6/12) kemarin.

Saat pelepasan keberangkatan Satgas yang menggunakan KRI Diponegoro-365 ini, turut hadir para keluarga prajurit yang terlibat, hingga suasana penuh rasa haru, disertai doa dan restu agar tugas negara dapat terlaksana dengan sukses.

KRI Diponegoro-365 yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu selaku Dansatgas ini membawa 120 personel terdiri dari 105 personel kapal, 9 crew helly serta 6 personel pendukung yang terdiri dari Perwira Intelijen, Psikologi, Dokter, Penerangan, Bintara Kopaska dan Bintara Penyelam ini, akan melaksanakan tugas untuk menjalankan misi diplomasi militer dan perdamaian dibawah komando The United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).


Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O nantinya akan melaksanakan kegiatan seperti Maritime Interdiction Operation (MIO) dengan melaksanakan pengawasan maritim di Area of Maritime Operation (AMO), melaksanakan pelatihan guna meningkatkan kemampuan Lebanese Armed Force Navy (LAF-Navy).

Sehingga mampu menjaga wilayah laut teritorial secara mandiri, melaksanakan hailing seluruh kapal yang akan masuk/keluar perairan teritorial, melaksanakan boarding and inspection bila ada kapal asing yang dicurigai, dan bertugas melaporkan kontak udara dari luar/dalam wilayah AMO.

Dalam sambutannya, Pangkoarmada II menyampaikan bahwa Satgas ini merupakan bagian kontribusi TNI AL kepada dunia untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus merupakan ajang untuk menunjukkan bahwa TNI AL mampu melaksanakan tugas secara profesional.

“Nantinya satgas ini akan melaksanakan patroli rutin, latihan bersama Lebanese Armed Forces (LAF)-Navy maupun dengan unsur-unsur MTF dari negara lain seperti Bangladesh, Jerman, Turki, dan Yunani di Area of Maritime Operation (AMO),” ujar Pangkoarmada II dalam keterangannya kepada media, Kamis (7/12).

KRI Diponegoro-365 selanjutnya akan berlayar menuju Dermaga Kolinlamil dalam rangka penyiapan akhir dan direncanakan pada tanggal 11 Desember 2023 akan dilaksanakan upacara Pemberangkatan Satgas menuju daerah operasi yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan sesuai rencana setibanya di Lebanon pada tanggal  7 Januari 2024 dan akan melaksanakan serah terima atau Hand Over Take Over dengan KRI Frans Kaisiepo-368.

Di tempat terpisah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh prajurit Jalasena yang sedang menjalankan misi perdamaian dan diplomasi TNI AL untuk memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan.

“Tidak semua prajurit berkesempatan untuk bertugas di misi internasional. Teruslah berikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diemban, serta senantiasa menjaga nama baik TNI AL, TNI, bangsa, dan negara,” pesan Kasal.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya