Berita

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin/RMOL

Bisnis

Ini Penyebab Air PAM Keruh

RABU, 06 DESEMBER 2023 | 22:28 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Air keruh dari pipa PAM Jaya yang mengalir beredar di masyarakat Jakarta terjadi lantaran adanya pipa bocor. Hal itu dijelaskan Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, dalam podcast bersama Kantor Berita Politik RMOL.

"Processing air kita urai dengan teknologi kita, itu gapernah keluar airnya keruh, pasti bersih. Kalau air keruh itu pasti ada kebocoran," jelas Arief, seperti dikutip pada Rabu (6/12).

Arief menjelaskan bahwa kebocoran tersebut masih menjadi pekerjaan rumah PAM Jaya untuk selalu melayani masyarakat dengan air bersih.


Dikatakan Arief, pihak PAM Jaya telah meluncurkan layanan sambungan baru satu nomer 1500223 untuk menampung keluhan masyarakat, pasca pengambilalihan 100 persen pelayanan oleh PAM Jaya.

Selain itu, ke depannya, Dirut PAM Jaya itu juga mengatakan rencananya yang ingin membangun Museum Air, untuk mengedukasi masyarakat tentang processing perubahan sumber daya air menjadi air bersih.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Wall Street Hijau Berkat Inflasi AS Melandai

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:16

Danantara Dorong Hilirisasi Mineral untuk Wujudkan Indonesia Pemain Utama Global

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40

Logam Mulia Melesat Didorong Melandainya Inflasi AS, Emas Tembus 4.000 Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:20

Bursa Eropa Rebound, Inflasi AS Melandai Redakan Kekhawatiran Investor

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:11

PFI Dukung Zakat Jadi Pengurang Pajak

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:52

Kuliner Viral Hair Croissant Tak Bisa Disertifikasi Halal

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21

Prancis Mati Kutu

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:05

Karyawan BUMN Bakal Diwajibkan Salurkan Zakat Lewat Baznas

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:37

TPPU Bukan soal untuk Apa Uangnya, tapi soal Asal Usulnya

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:34

Selengkapnya