Berita

Ilustrasi Foto/Net

Bisnis

Guangdong Evergreen Siap Bantu Peningkatan Budidaya Udang

RABU, 06 DESEMBER 2023 | 13:26 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Perusahaan asal China, Guangdong Evergreen Group bakal digandeng Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun budidaya udang terintegrasi di Indonesia.

Kerja sama keduanya ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Join Coorporation antara Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya Karawang yang merupakan unit pelaksana teknis Ditjen Perikanan Budidaya KKP, dengan Evergreen Group di kantor pusat Evergreen Zhanjiang, China, belum lama ini.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebut kerja sama ini untuk meningkatkan produksi nasional sekaligus memperluas jangkauan pasar udang dari Indonesia. Selain itu, sebagai implementasi program ekonomi biru berupa pengembangan perikanan budidaya berkelanjutan.


"Peluang pasar seafood global begitu besar, Indonesia dan China dapat menjadi champion di kawasan, khususnya pada industri udang," ungkap Trenggono dalam keterangannya, Rabu (6/12).

Cakupan kerja sama di antaranya transfer teknologi, keterampilan dan pengetahuan berbasis budidaya udang terintegrasi; pengembangan kualitas sumber daya manusia; hingga promosi dan investasi pengembangan budidaya udang terintegrasi.

Pada tahap awal, kerja sama pembangunan budidaya udang terintegrasi akan dilakukan di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

Pembangunannya mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan, serta mengutamakan penyerapan tenaga kerja lokal.

"Pembangunan budidaya udang terintegrasi wujud kesiapan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan produk perikanan, khususnya udang. Diperkirakan kebutuhan produk perikanan meningkat dua kali lipat dari 338,47 miliar Dolar AS pada tahun 2022 menjadi 730,28 miliar Dolar AS pada tahun 2030," pungkasnya.

Sementara itu, Dirjen Perikanan Budidaya KKP Tb Haeru Rahayu memastikan sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah mengenai rencana pembangunan budidaya udang terintegrasi di Sumba Timur. Lahan seluas 1.800 hektare telah disiapkan untuk pembangunan tersebut.

"Yang pasti ini peluang pengembangan setelah sebelumnya KKP membangun modeling tambak udang di Kebumen, Jawa Tengah. Dan di sini, tugas kami salah satunya menyiapkan sarana dan prasarana pengembangan budidaya udang terintegrasi ini," bebernya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Di Hadapan Eks Menlu, Prabowo Nyatakan Siap Keluar Board of Peace Jika Tak Sesuai Cita-cita RI

Rabu, 04 Februari 2026 | 22:09

Google Doodle Hari Ini Bikin Kepo! 5 Fakta Seru 'Curling', Olahraga Catur Es yang Gak Ada di Indonesia

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:59

Hassan Wirajuda: Kehadiran RI dan Negara Muslim di Board of Peace Penting sebagai Penyeimbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:41

Ini Daftar Lengkap Direksi dan Komisaris Subholding Downstream, Unit Usaha Pertamina di Sektor Hilir

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:38

Kampus Berperan Mempercepat Pemulihan Aceh

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:33

5 Film yang Akan Tayang Selama Bulan Ramadan 2026, Cocok untuk Ngabuburit

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:21

Mendag Budi Ternyata Belum Baca Perintah Prabowo Soal MLM

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:54

Ngobrol Tiga Jam di Istana, Ini yang Dibahas Prabowo dan Sejumlah Eks Menlu

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:52

Daftar Lokasi Terlarang Pemasangan Atribut Parpol di Jakarta

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:34

Barbuk OTT Bea Cukai: Emas 3 Kg dan Uang Miliaran Rupiah

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:22

Selengkapnya