Berita

Tentara Israel di Gaza/Net

Dunia

Pasukan Israel Lakukan Serangan Intensif di Khan Younis, Kota Terbesar di Gaza Selatan

RABU, 06 DESEMBER 2023 | 12:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pertempuran di Jalur Gaza semakin memanas setelah Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada Selasa (5/12) dilaporkan telah memasuki kota terbesar di Gaza Selatan, yakni Khan Younis.

Komandan IDF, Mayjen Yaron Finkelman mengatakan bahwa pasukannya telah mengintensifkan serangan di Khan Younis dan berhasil membunuh banyak pasukan Hamas yang mereka anggap teroris di sana.

“Kami bermaksud untuk terus menyerang dan mengamankan pencapaian kami," kata Finkelman, seperti dimuat Associated Press.


Dia mengungkap bahwa sejak gencatan senjata berakhir Jumat lalu (1/12), puluhan pesawat militer Israel telah melakukan dua putaran serangan ke wilayah tersebut.

Ratusan amunisi juga disebut Finkelman telah digunakan untuk menyasar terowongan yang disinyalir merupakan tempat persembunyian Hamas.

Beberapa hari sebelum penyerangan, militer Israel mendesar orang-orang yang ada di Khan Younis untuk mengungsi lebih jauh ke Selatan demi keselamatan mereka.

Menurut laporan Direktur Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA ) di Gaza, Israel telah memerintahkan sekitar 600.000 orang untuk meninggalkan lingkungan di mana diperkirakan akan terjadi pertempuran.

Peringatan baru pada Selasa (5/12), meminta masyarakat Gaza untuk menjauh dari Salah al-Din, koridor utama utara-selatan.

Banyak orang meninggalkan Gaza utara ke selatan pada tahap awal perang ketika Israel memfokuskan kampanyenya melawan Hamas di wilayah seperti Kota Gaza.

Selain di Khan Younis, IDF juga melaporkan pertempuran sengit di Utara Gaza, khususnya kota Jabalya dan Shuja’iyya.

Tel Aviv memulai kampanye militernya untuk mengakhiri kekuasaan Hamas di Gaza setelah pejuang Palestina itu melakukan serangan militer mendadak ke Israel selatan pada 7 Oktober, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera sekitar 240 orang.

Israel kemudian melakukan serangan balasan ke wilayah Gaza, tempat Hamas berkuasa dan telah menewaskan sedikitnya 15.890 orang di Gaza, 70 persen di antaranya adalah wanita dan anak-anak, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya