Berita

Calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar/RMOL

Politik

Soal Politik Dinasti di DI Yogyakarta, Cak Imin: Ade Armando Harus Belajar Sejarah

SELASA, 05 DESEMBER 2023 | 07:50 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pernyataan politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando, yang bicara politik dinasti di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapat respons calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Menurut Cak Imin, Ade Armando semestinya belajar lagi tentang sejarah DI Yogyakarta.

"Saya kira Ade Armando harus belajar sejarah," kata Cak Imin di Ballroom Hotel Truntum Padang, Sumatera Barat, Senin (4/12).


Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan, pihak yang menyinggung wilayah DI Yogyakarta harus mengetahui sejarah di baliknya. Di mana Yogyakarta merupakan wilayah kerajaan pertama yang kala itu menyatakan bergabung dengan NKRI.

"Ya, kita harus tahu lah sejarah Jogja itu kan memang punya kekhususan, kerajaan yang paling cepat menerima NKRI dan memiliki jasa besar mempersatukan bangsa ini bahkan sempat menjadi Ibukota," jelasnya.

Ditegaskan Cak Imin, semestinya daerah kekhususan ini tak perlu dijadikan polemik di masyarakat.

"Sehingga jangan ganggu-ganggu lah keistimewaan Jogja. Tapi, yang secara nasional beda karena Jogja itu istimewa, berbeda dengan nasional saya kira," tandasnya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya