Berita

Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam, Dr. Achmad Ubaedillah saat membuka Perayaan Natal Bersama Umat Kristiani Indonesia dan Tahun Baru 2024 di Aula KBRI Bandar Seri Begawan pada Minggu, 3 Desember 2023/Ist

Dunia

Buka Perayaan Natal WNI di Brunei, Dubes Ubaedillah Berharap Persatuan Bangsa Semakin Menguat

SENIN, 04 DESEMBER 2023 | 14:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Momen peringatan Hari Natal tahun 2023 diharapkan dapat semakin mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan warga Indonesia di Brunei Darussalam.

Begitu yang disampaikan Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam, Dr. Achmad Ubaedillah saat membuka Perayaan Natal Bersama Umat Kristiani Indonesia dan Tahun Baru 2024, di Aula KBRI Bandar Seri Begawan pada Minggu (3/12).

Di hadapan lebih dari 300 WNI Indonesia dari berbagai kota di Brunei, Dubes berharap bahwa Hari Raya Natal mampu menjadi momen penting untuk memperkuat persatuan bangsa.


“Natal harus menjadi spirit dan berkontribusi positif bagi pengokohan nilai-nilai kebangsaan” kata Dubes.

Acara peringatan natal tersebut diselenggarakan oleh Komunitas Cahaya Kasih Serantau (CKS) bekerja sama dengan KBRI Bandar Seri Begawan dengan mengangkat tema “Kemuliaan bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi”.

Kegiatan dihadiri oleh pejabat KBRI Bandar Seri Begawan, para tokoh masyarakat Indonesia di Brunei dan perwakilan dari berbagai komunitas Indonesia lainnya, serta tamu dari negara lain.

Acara semakin meriah dengan berbagai pertunjukan lagu dan tarian dari beberapa komunitas masyarakat Indonesia di Brunei, serta pemotongan tumpeng dan pengambilan undian lucky draw.

CKS adalah komunitas warga Indonesia pemeluk agama Kristen dan Katolik yang tinggal di Brunei Darussalam.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya