Berita

Hisham Awartani menjalani perawatan setelah tertembak di Vermont, Amerika Serikat 25 November lalu/Net

Dunia

Ditembak karena Rasisme, Mahasiswa Palestina di AS Lumpuh

SENIN, 04 DESEMBER 2023 | 13:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Salah satu dari tiga mahasiswa keturunan Palestina yang tertembak dalam serangan rasial di Vermont, Amerika Serikat (AS) akhir bulan lalu dilaporkan mengalami kelumpuhan.

Dia adalah Hisham Awartani, mahasiswa 10 tahun yang menimba ilmu di Brown University. Menurut laporan keluarganya pada Minggu (3/12), Awartani mengalami kelumpuhan dari dada ke bawah setelah peluru bersarang di tulang punggungnya.

"Dia (Awartani) telah menunjukkan keberanian, ketangguhan, dan ketabahan yang luar biasa, bahkan masih memiliki selera humor ketika kelumpuhannya mulai terlihat,” kata tulis keluarga Awartani di halaman GoFundMe mereka, yang telah mengumpulkan lebih dari 200 ribu dolar AS.


Mengutip Al Arabiya, Awartani merupakan blasteran keturunan Palestina-Irlandia-Amerika. Dalam akun GoFundMe, keluarga Awartani berharap anaknya dapat kembali berkuliah meskipun mengalami kelumpuhan.

Saat insiden penembakan, Awartani tidak sendiri. Dia bersama dua orang temannya, yakni Tahseen Aliahmad, yang kuliah di Haverford College di Pennsylvania, dan Kinnan Abdalhamid, yang kuliah di Trinity College di Connecticut.

Mereka berjalan bersama di dekat kampus Universitas Vermont di Burlington pada tanggal 25 November, dan tiba-tiba seorang pria bernama Jason Eaton yang berusia 48 tahun menembak mereka dengan pistol.

Tindakan Eaton diduga dilatarbelakangi oleh kebencian rasial. Dia didakwa melakukan percobaan pembunuhan dan ditahan tanpa jaminan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya